ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gelar Panen Raya Padi di Kolaka Timur, Ini Kata Mentan

Rabu, 9 November 2022 | 07:30 WIB
JS
JS
Penulis: Jayanty Nada Shofa | Editor: JNS
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar panen raya padi di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Minggu 6 November 2022.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar panen raya padi di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Minggu 6 November 2022. (Dok. Kementan)

Kolaka Timur, Beritasatu.com -  Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar panen raya padi di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Minggu (6/11/2022).

Dalam kegiatan ini, Mentan mengapresiasi sinergitas petani dan Pemprov Sultra dalam meningkatkan produktivitas selama beberapa tahun terakhir.

"Saya ingin mengapresiasi kerja keras Pak Gubernur (Ali Mazi) yang memiliki fokus pada peningkatan produktivitas," ujar Mentan.

Menurut Mentan, peningkatan produksi merupakan perintah langsung Presiden Jokowi dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri serta mendorong daerah dalam melakukan ekspor. Karena itu, kata Mentan, kolaborasi dan sinergitas pemerintah dan petani harus semakin diperkuat.

ADVERTISEMENT

"Setiap saat saya harus ke sini melihat kegiatan yang dilakukan bersama gubernur dan bupatinya. Dan ini saya kira kerja hampir semua gubernur yang harus saya apresiasi karena itu perintah bapak Presiden Jokowi," ucapnya.

Mentan menambahkan, pertanian sejauh ini adalah sektor yang paling kuat dalam menghadapi berbagai ancaman krisis global. Pertanian jugalah yang terbukti mampu menjadi penyangga ekonomi di saat dunia menghadapi krisis pandemi.

"Pertanian yang paling kuat di saat sektor lainya melemah," katanya.

Gubernur Sulawesi Tenggara  Ali Mazi mengatakan bahwa sejauh ini wilayahnya merupakan wilayah subur yang memiliki area pesawahan luas dan tanah yang cukup subur dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Bahkan khusus untuk Sulawesi Tenggara saat ini sudah pencanangan area, kita menjadi pe-supply. InsyaAllah pertanian kita semakin maju dan lebih baik," jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan bahwa Provinsi Sultra memiliki potensi lumbung pangan terbesar di Indonesia karena terdapat hamparan sawah yang luas dan produktivitas padi yang cukup besar.

"Disini saya melihat panen raya provinsi Sultra sudah sangat baik karena produktivitasnya cukup besar. Diharapkan ke depannya, wilayah Sultra mampu meningkatkan produktivitas lebih tinggi lagi agar menjadi lumbung pangan terbesar di Indonesia," ucapnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mentan Minta Jajarannya Perkuat Kolaborasi Majukan Pertanian

Mentan Minta Jajarannya Perkuat Kolaborasi Majukan Pertanian

EKONOMI
RI Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi, Mentan: Ini Aksi Nyata

RI Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi, Mentan: Ini Aksi Nyata

EKONOMI
Menteri Amran Copot 192 Pejabat dan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk

Menteri Amran Copot 192 Pejabat dan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk

NASIONAL
Keras! Mentan Amran Ancam 'Vertigo' Bagi yang Mainkan Harga Pangan

Keras! Mentan Amran Ancam 'Vertigo' Bagi yang Mainkan Harga Pangan

NASIONAL
Kinerja Pertanian 2025: Mentan Amran Dapat Apresiasi Presiden

Kinerja Pertanian 2025: Mentan Amran Dapat Apresiasi Presiden

NASIONAL
Ultimatum Temuan 31 Kasus Pungli, Mentan: Bantuan Alsintan Gratis!

Ultimatum Temuan 31 Kasus Pungli, Mentan: Bantuan Alsintan Gratis!

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon