BP2MI Minta Penempatan Pekerja Migran Program B-to-B Diperluas
Senin, 14 November 2022 | 17:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani meminta agar penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) melalui program government-to-government (G-to-G) bisa diperluas. Saat ini penempatan PMI dalam program G-to-G dilakukan di tiga negara yaitu Jepang, Korea Selatan, dan Jerman yang baru akan diberangkatkan pada tahun ini di era kepemimpinan Benny dalam BP2MI.
"Ini juga yang saya kritik, kenapa sih G-to-G selama BP2MI berdiri 15 tahun, sebelumnya bernama BP2TKI, hanya dibuka untuk dua negara yaitu Jepang dan Korea Selatan. Jerman sudah masuk di era saya. Ini menurut saya aneh, kenapa sih negara lebih happy penempatan dilakukan oleh swasta," kata Benny Rhamdani di acara pelepasan 349 PMI melalui program G-to-G ke Korea Selatan, di Hotel El Royale Kelapa Gading, Jakarta, Senin (14/11/2022).
Benny menyampaikan, pihak swasta memang perlu diberi ruang dalam penempatan PMI. Namun negara harusnya juga lebih percaya diri bahwa penempatan yang dilakukan oleh negara akan lebih terjamin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




