Menteri ESDM: Konversi Motor Listrik Bisa Hemat 800.000 Barel Minyak
Senin, 19 Desember 2022 | 08:47 WIB
Sebelumnya, Menperin Agus Gumiwang menyatakan jika pemerintah akan memberikan subsidi motor listrik sebesar Rp. 8 juta dan konversi motor listrik RP. 5 juta.
Serta pemberian subsidi untuk pembelian mobil listrik yang memiliki pabrik di Indonesia sebesar Rp 80 juta. Untuk pembelian mobil berbasis hybrid sebesar Rp 40 Juta
Arifin juga menjelaskan kenapa pemberian insentif motor listrik baru lebih besar daripada konversi. Menurutnya subsidi tersebut menyesuaikan dengan komponennya. Selain baterai, semua komponen sudah bisa dibuat di dalam negeri.
"Motor baru kan semua komponen baru, sedangkan konversi sebagiannya masih pakai body yang lama. Komponen-komponen utama yang dipakai dalam motor listrik itu sebagian udah bisa dibuat di dalam negeri kecuali baterai," ucap Arifin.
Untuk mendorong percepatan penggunaaan kendaraan listrik, salah satu cara yang dilakukan yaitu dengan melakukan konversi kendaraan bahan bakar BBM menjadi tenaga listrik. Sosialisasi dan pelatihan terus dilakukan kepada masyarakat.
"Ada pelatihan untuk bengkel-bengkel dan sudah banyak diikuti masyarakat-masyarakat dan minat untuk itu sudah mulai ada. Bagaimana kita bisa mensosialisasikan ke seluruh tanah air," lanjut Arifin
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




