Menteri ESDM: Konversi Motor Listrik Bisa Hemat 800.000 Barel Minyak
Senin, 19 Desember 2022 | 08:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan jika 120 juta pengguna motor di Indonesia bisa dikonversi menjadi motor listrik, maka bisa menghemat penggunaan bahan bakar fosil secara signifikan.
"Kita ada 120 juta motor yang ada di tanah air kalau kita bisa cepat ganti (dikonversi) itu kan bisa menghemat kurang lebih 800.000 barel minyak," ujar Arifin kepada wartawan saat acara Electric Vehicle (EV) Funday di Plaza Timur GBK, Jakarta Pusat, Minggu (18/12/22).
Kementerian ESDM telah menetapkan target konversi motor BBM ke listrik sebesar 6 juta motor sampai tahun 2030 dengan manfaat mengurangi konsumsi BBM 13,4 juta barel/tahun; menghemat kompensasi Pertalite Rp 9,48 triliun/tahun; penurunan emisi CO2 sebesar 4,0 Juta Ton CO2; dan peningkatan konsumsi listrik 2,6 TWh/tahun.
Pada tahun 2022, Kementerian ESDM melakukan konversi 1.000 motor ke listrik dan 13 juta motor pada tahun 2030. Hal ini merupakan salah satu strategi Pemerintah untuk mengakselerasi menuju Net Zero Emission pada tahun 2060
Merespons soal wacana subsidi kendaraan listrik yang sempat diungkapkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang pada Kamis (15/12/22) yang lalu, Arifin mengatakan subsidi masih dikaji. Mesti tidak menyebut besaran anggaran untuk subsidi kendaraan listrik, Arifin mengatakan saat ini tahapan tersebut sedang dipersiapkan dan dimatangkan oleh pemerintah.
"Sedang kita proses evaluasi yang juga dilakukan dengan intens, nanti saja kita tunggu hasil dari keputusannya. Kita berharap bisa dalam waktu dekat agar bisa mendorong kendaraan listrik," kata Arifin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




