Program Aman Berkendara Jadi Ekskul SMK di Jateng

Jumat, 15 September 2017 | 17:02 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Pelatihan Safety Riding secara komprehensif oleh Honda Jateng di SMKN 7 Semarang menandai dimulainya kegiatan ekstrakurikuler Safety Riding.
Pelatihan Safety Riding secara komprehensif oleh Honda Jateng di SMKN 7 Semarang menandai dimulainya kegiatan ekstrakurikuler Safety Riding. (Istimewa)

Jakarta - Upaya tim Safety Riding Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah (Jateng) dalam menyebarkan perilaku keselamatan berkendara ke institusi pendidikan mulai membuahkan hasil. Beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jateng mulai menjadikan pendidikan aman berkendara sebagai salah satu program ekstrakurikuler di sekolahn

Dari 60 sekolah menengah yang sudah menjalin kerja sama dan komitmen dengan pihak Honda Jateng, ada beberapa yang sudah menjadikan perilaku keselamatan berkendara sebagai agenda ekstrakurikuler rutin. Beberapa di antaranya adalah SMK Muhammadiyah 2 Cepu, SMKN 1 Bulakamba, SMK Futuhiyah Mranggen, SMK Al-Huda Bumiayu, SMK Walisongo Semarang, dan yang terbaru SMK Negeri 7 Semarang.

Kepala Bagian Marketing Astra Motor Jateng, Sukamto Margono menyampaikan, Honda ingin mengedukasi setiap lapisan masyarakat untuk menerapkan perilaku aman berkendara. Beragam cara yang dilakukan mulai dari menghadirkan Kampung Safety, Taman Lalu Lintas, hingga bekerja sama dengan institusi pendidikan.

"Kami sangat peduli terhadap keselamatan dalam berkendara, mulai dari motor Honda-nya yang aman, juga menanamkan perilaku aman berkendara kepada para pengendaranya. Setiap tahunnya, kami mengedukasi sebanyak 14.000 masyarakat di 22 kabupaten di Jawa Tengah," ujar Sukamto dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Jumat (15/9).

Menandai dimulainya program ekstrakurikuler Keamanan Berkendara di SMK Negeri 7 Semarang, tim Safety Riding Honda dan Polrestabes Semarang baru-baru ini mengadakan pelatihan aman berkendara secara komprehensif.

Sukamto menerangkan, berbagai teknik berkendara yang diperkenalkan kepada para siswa mulai dari teknik dasar seperti mounting & dismounting (naik dan turun kendaraan) yang aman dan benar, termasuk memeriksa kendaraan dan memastikan postur tubuh yang baik saat berkendara.

Teknik lainnya yang diajarkan seperti pengereman (breaking), teknik keseimbangan di atas jalan sempit (narrow plank), dan teknik melewati jalanan bergelombang (bumpy road). Tak ketinggalan peserta juga dikenalkan cara melakukan akselerasi serta handling kemudi dengan benar.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bisnis EV Rugi Besar, Honda Fokus Perluas Pasar Motor di India

Bisnis EV Rugi Besar, Honda Fokus Perluas Pasar Motor di India

OTOTEKNO
Honda SH Vetro Blue, Saat Desain Italia Bertemu DNA Jepang

Honda SH Vetro Blue, Saat Desain Italia Bertemu DNA Jepang

OTOTEKNO
Honda Batalkan Pabrik Mobil Listrik di Kanada, Proyek Rp 170 T Kandas?

Honda Batalkan Pabrik Mobil Listrik di Kanada, Proyek Rp 170 T Kandas?

OTOTEKNO
Honda Rugi Rp 252 T, Proyek Mobil Listrik Massal Resmi Dibatalkan!

Honda Rugi Rp 252 T, Proyek Mobil Listrik Massal Resmi Dibatalkan!

OTOTEKNO
Hybrid Rasa Manual! Honda Civic RS e:HEV Punya Teknologi Oper Gigi

Hybrid Rasa Manual! Honda Civic RS e:HEV Punya Teknologi Oper Gigi

OTOTEKNO
Bedah Keunggulan Honda Giorno, Skutik Retro Paling Irit

Bedah Keunggulan Honda Giorno, Skutik Retro Paling Irit

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon