TikTok Akan Batasi Screen Time Remaja Hanya 1 Jam Per Hari
Sabtu, 4 Maret 2023 | 14:44 WIB
Orang tua dari anak-anak yang menggunakan opsi Family Pairing di aplikasi juga akan dapat mengatur batas waktu layar, serta mengakses dasbor yang akan memberikan perincian penggunaan aplikasi.
Cormac Keenan, kepala kepercayaan dan keamanan di TikTok, mengatakan perusahaan telah bekerja sama dengan para peneliti dalam mengembangkan batasan baru tersebut.
"Meskipun tidak ada konsensus mengenai jumlah waktu layar yang 'tepat', atau bahkan dampak waktu layar secara lebih luas, kami disarankan oleh penelitian akademis dan pakar dari Digital Wellness Lab di Rumah Sakit Anak Boston dalam memilih batas ini," kata Keenan kepada BBC.
Pengamat media sosial menyambut baik pembatasan ini, tetapi masalah TikTok ibarat "puncak gunung es". Dalam arti, masih banyak isu mendesak yang harus diperbaiki.
Imran Ahmed, kepala eksekutif Center for Countering Digital Hate, baru-baru ini menerbitkan penelitian yang menunjukkan algoritma TikTok membombardir remaja dengan konten berbahaya.
"Algoritma TikTok ibarat candu Ini adalah yang paling membuat ketagihan, ini yang paling berbahaya dan yang paling perlu ditangani dengan segera."
Ahmed mengatakan kepada BBC bahwa pusat penelitiannya pada akhir tahun lalu menemukan bahwa dalam beberapa menit setelah membuka akun TikTok, seorang pengguna perempuan berusia 13 tahun menerima gangguan makan dan konten menyakiti diri sendiri di feed-nya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




