Studi: ChatGPT Bisa Gantikan Profesi Manajer Investasi
Kamis, 30 Maret 2023 | 06:30 WIB
Hasil eksperimen, yang belum melewati proses peer review, pada prinsipnya bekerja seperti ini: Para peneliti menciptakan simulasi dunia yang terdiri dari 20 saham berkapitalisasi besar dari berbagai sektor pasar AS, dan masing-masing lima aset dari kategori mata uang kripto, komoditas, mata uang, dan obligasi.
Kemudian, para peneliti menjalankan 10.000 simulasi yang meminta ChatGPT untuk memilih sejumlah aset yang tersedia untuk membuat portofolio.
Pengujian data menunjukkan bahwa pilihan ChatGPT menciptakan portofolio yang lebih terdiversifikasi dibanding pemilihan acak.
Kemudian, selama periode 1 Januari 2022 hingga 31 Januari 2023, portofolio ChatGPT juga mengungguli portofolio pemilihan acak berdasarkan penyesuaian risiko (risk adjustmen return).
Misalnya, dalam portofolio empat aset, portofolio ChatGPT memiliki rata-rata return yang diharapkan -13,3% versus -23,3% untuk pemilihan acak. Saham dan obligasi turun tajam pada tahun 2022, sehingga return negatif tidak mengherankan.
Studi ini tidak berarti ChatGPT akan segera menggantikan manajer investasi. Analis Citi Chris Montagu mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien bahwa hasilnya "meyakinkan" tetapi mengutip kelemahan eksperimen seperti aset yang kecil, kerangka waktu yang singkat, dan "model dasar yang mudah dikalahkan".
Tetapi karena model AI pembelajaran bahasa terus meningkat dan investor terus bermigrasi ke produk dengan biaya lebih rendah, manajer portofolio AI suatu hari nanti bisa menjadi kenyataan
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




