ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Seluruh Co-Founder xAI Tinggalkan Perusahaan, Elon Musk Tertekan

Senin, 30 Maret 2026 | 07:08 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
xAI dan open-source Grok.
xAI dan open-source Grok. (Business Insider/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Seluruh pendiri bersama (co-founder) perusahaan kecerdasan buatan xAI dilaporkan telah meninggalkan perusahaan, menambah tekanan bagi Elon Musk dalam membangun ulang bisnis AI tersebut.

Kepergian terbaru datang dari Manuel Kroiss yang memimpin tim pretraining, serta Ross Nordeen yang dikenal sebagai tangan kanan Musk. Keduanya menjadi dua nama terakhir dari total 11 co-founder yang kini telah keluar dari perusahaan.

Eksodus ini terjadi di tengah valuasi xAI yang mencapai US$ 250 miliar setelah diakuisisi oleh SpaceX pada Februari 2026. Musk sendiri mengakui perusahaan tersebut “tidak dibangun dengan benar sejak awal” dan kini sedang direstrukturisasi dari dasar.

Para pendiri xAI yang hengkang bukanlah sosok sembarangan. Sejumlah nama seperti Jimmy Ba, Igor Babuschkin, hingga Christian Szegedy dikenal sebagai peneliti AI papan atas yang memiliki rekam jejak di perusahaan besar seperti Google DeepMind, Microsoft, hingga OpenAI.

ADVERTISEMENT

Gelombang pengunduran diri semakin cepat sejak awal 2026. Tony Wu menjadi salah satu yang pertama mundur pada Februari, diikuti Jimmy Ba hanya dalam waktu 24 jam. Pada pertengahan Maret, hanya tersisa dua co-founder sebelum akhirnya seluruhnya keluar.

Perkembangan ini tidak lepas dari restrukturisasi besar yang dilakukan Musk. Selain akuisisi oleh SpaceX, xAI juga berada di bawah satu payung dengan platform X (sebelumnya Twitter). Bahkan, Tesla turut menginvestasikan dana sebesar US$ 2 miliar dalam putaran pendanaan terbaru.

Namun, langkah tersebut menuai gugatan dari pemegang saham Tesla yang menilai Musk mengarahkan dana perusahaan ke bisnis pribadinya. Situasi semakin rumit setelah Musk mengakui produk xAI, khususnya alat pemrograman berbasis AI, belum mampu bersaing dengan kompetitor seperti Claude Code dan Codex.

Pengakuan tersebut memperkuat alasan hengkangnya para peneliti. Di tengah persaingan ketat industri AI, talenta terbaik memiliki banyak pilihan, termasuk tawaran kompensasi tinggi dari perusahaan seperti Meta, OpenAI, hingga Google DeepMind.

Meski demikian, xAI masih memiliki sejumlah aset strategis. Salah satunya adalah superkomputer Colossus yang didukung lebih dari 200.000 GPU NVIDIA H100, serta chatbot Grok yang terintegrasi dengan platform X.

Namun, analis menilai tantangan utama xAI bukan hanya soal infrastruktur atau pendanaan, melainkan faktor organisasi. Kepergian seluruh tim pendiri dinilai dapat menghambat pembangunan budaya riset yang menjadi kunci dalam pengembangan teknologi AI.

Fenomena ini juga mencerminkan pola yang pernah terjadi di perusahaan lain milik Musk. Setelah mengakuisisi Twitter pada 2022, sebagian besar pimpinan dan sekitar 80% karyawan meninggalkan perusahaan dalam waktu singkat.

Di tengah persaingan industri AI yang semakin ketat, masa depan xAI kini sangat bergantung pada kemampuan Musk membangun kembali tim riset yang solid sekaligus menjaga stabilitas organisasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

SpaceX Ajukan IPO, Berpotensi Jadi Penawaran Saham Terbesar Dunia

SpaceX Ajukan IPO, Berpotensi Jadi Penawaran Saham Terbesar Dunia

EKONOMI
SpaceX IPO, Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

SpaceX IPO, Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

EKONOMI
Akun X Mojtaba Khamenei Jadi Sorotan setelah Diduga Langgar Sanksi AS

Akun X Mojtaba Khamenei Jadi Sorotan setelah Diduga Langgar Sanksi AS

INTERNASIONAL
Elon Musk Ungkap Proyek 'Gila' Bangun Kompleks Pabrik Chip Terafab

Elon Musk Ungkap Proyek 'Gila' Bangun Kompleks Pabrik Chip Terafab

OTOTEKNO
Elon Musk Bangun Pabrik Cip Canggih untuk SpaceX dan Tesla

Elon Musk Bangun Pabrik Cip Canggih untuk SpaceX dan Tesla

OTOTEKNO
Elon Musk Tawarkan Bayar Gaji TSA Selama Shutdown Pemerintah AS

Elon Musk Tawarkan Bayar Gaji TSA Selama Shutdown Pemerintah AS

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT