ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penjualan 1,1 Juta Mobil pada 2024 Sulit Tercapai, Gaikindo Pertimbangkan Revisi Target

Sabtu, 5 Oktober 2024 | 10:31 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Suasana GIIAS 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Minggu (28/7/2024).
Suasana GIIAS 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Minggu (28/7/2024). (Beritasatu.com/Juan Ardya Guardiola)

Jakarta, Beritasatu.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mempertimbangkan untuk merevisi target penjualan pada 2024 karena daya beli masyarakat menurun. Target penjualan 1,1 juta unit kendaraan pada 2024 pun disebut akan sulit tercapai.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan, daya beli masyarakat menurun signifikan, yang berdampak pada pertumbuhan penjualan kendaraan pada 2024.

"Memang daya beli masyarakat turun sekali sehingga penjualan lambat. Sepertinya, kita juga harus merevisi proyeksi penjualan," ucapnya dikutip dari Antara, Sabtu (5/10/2024).

ADVERTISEMENT

Meskipun ada peningkatan dalam jumlah kecil pada paruh kedua 2024, tetapi angkanya masih belum signifikan.

Jongkie mengaku akan merevisi target penjualan kendaraan pada 2024 sebesar 1,1 juta unit di akhir tahun.

Namun, keputusan revisi target ini akan dibahas lebih lanjut bersama seluruh anggota Gaikindo.

"Kita harus bahas dengan anggota terlebih dahulu dan kita usahakan agar pameran otomotif di luar Jakarta dan gelaran Jakarta Auto Week bisa menaikkan penjualan," ucapnya.

Sementara, Sekretaris Gaikindo Kukuh Kumara menambahkan, target 1,1 juta unit pada akhir tahun akan sulit dicapai karena hanya tersisa tiga bulan hingga Desember.

Namun, ia menilai ada beberapa faktor yang dapat mendorong peningkatan penjualan mobil dalam waktu dekat, seperti penurunan suku bunga oleh The Fed yang diikuti oleh Bank Indonesia.

The Fed memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 bps ke kisaran 4,75-5% pada September 2024. Di sisi lain, Bank Indonesia juga telah memangkas BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 6%.

Penurunan ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar kendaraan bermotor, terutama dengan adanya kemudahan dalam mendapatkan kredit.

"Dalam kondisi suku bunga sedang turun, baik The Fed maupun BI, tentunya kemudahan untuk mendapatkan kredit juga akan lebih baik," ujarnya.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales pada Januari hingga Agustus 2024 berjumlah 560.619 unit. Sedangkan penjualan secara retail pada periode tersebut sebesar 584.879 unit.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kenaikan Pajak Mobil Listrik Adil, tetapi Berisiko Tekan Penjualan

Kenaikan Pajak Mobil Listrik Adil, tetapi Berisiko Tekan Penjualan

EKONOMI
B50 Bisa Jadi Ciri Khas RI, Industri Otomotif Siap Dukung Transisi

B50 Bisa Jadi Ciri Khas RI, Industri Otomotif Siap Dukung Transisi

EKONOMI
BYD dan Jaecoo Tembus 10 Besar Penjualan Mobil Nasional 2026

BYD dan Jaecoo Tembus 10 Besar Penjualan Mobil Nasional 2026

OTOTEKNO
Pangsa Pasar Mobil China di RI Naik hingga Tembus 17 Persen

Pangsa Pasar Mobil China di RI Naik hingga Tembus 17 Persen

OTOTEKNO
Kemenperin Dorong Gaikindo Rancang Skema PPnBM Kendaraan Niaga

Kemenperin Dorong Gaikindo Rancang Skema PPnBM Kendaraan Niaga

OTOTEKNO
Diler Honda Tutup Lagi, Tekanan Merek Mobil China Semakin Terasa

Diler Honda Tutup Lagi, Tekanan Merek Mobil China Semakin Terasa

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon