Bos Toyota Yakin Mobil Listrik Murni Akan Menghilangkan 5,5 Juta Pekerja di Jepang
Senin, 14 Oktober 2024 | 07:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Chairman Toyota, Akio Toyoda meyakini masa depan otomotif yang hanya bergantung pada mobil listrik murni akan menghilangkan 5,5 juta pekerja di Jepang. Hal itu menurut dia merupakan konsekuensi signifikan bagi industri otomotif yang hanya mengandalkan kendaraan listrik (EV).
Ia memperkirakan bahwa 5,5 juta pekerja itu termasuk posisi orang-orang yang berada dalam rantai pasokan Toyota. “Ada 5,5 juta orang yang terlibat dalam industri otomotif di Jepang. Di antara mereka adalah orang-orang yang telah lama bekerja terkait mesin,” kata Akio Toyoda dikutip Carscoops, Senin (14/10/2024).
“Jika kendaraan listrik menjadi satu-satunya pilihan, termasuk bagi pemasok kami, pekerjaan orang-orang itu akan hilang," sambungnya.
BACA JUGA
Operasi Zebra 2024 Mulai Digelar Senin 14 Oktober 2024, Ini 14 Target Pelanggaran yang Dibidik

Diketahui bukan sekali ini saja Akio Toyoda bersikap kritis pada pengembangan mobil listrik murni. Cucu dari pendiri Toyota, Kiichiro Toyoda itu kerap mengungkapkan keraguan tentang transisi sepenuhnya ke opsi listrik. Akio Toyoda bahkan pernah menyatakan bahwa dorongan pemerintah dan produsen untuk melarang kendaraan dengan mesin pembakaran internal adalah pandangan yang pendek.
Pandangan Akio Toyoda sejalan dengan kebijakan Toyota yang tidak sepenuhnya beralih ke mobil listrik murni. Perusahaan yang berbasis di Nagoya, Jepang itu berusaha menyeimbangkan antara bahan bakar alternatif, hibrida, dan adopsi mobil listrik murni.
Saat ini Toyota justru menikmati manfaat dari pasar mobil listrik murni yang melambat. Meskipun pangsa mobil listrik murni terus tumbuh, laju pertumbuhannya mengalami perlambatan signifikan, mendorong produsen lain seperti Ford, GM, dan Volvo untuk mengevaluasi kembali strategi mereka yang sebelumnya berfokus pada mobil listrik murni.
Pada saat yang bersamaan, Toyota menjual lebih banyak mobil daripada produsen lain di Amerika Serikat. Sebagian besar hal itu terjadi berkat jajaran mobil hibrid yang sangat tinggi diterima pasar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




