GIIAS 2025 Banjir Pengunjung, tetapi Kok Penjualan Mobil Malah Turun?
Jumat, 8 Agustus 2025 | 10:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang digelar pada 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 mencatat lonjakan jumlah pengunjung hingga 485.569 orang, melampaui capaian tahun lalu sebanyak 475.084 orang. Namun, peningkatan ini tidak diikuti dengan pertumbuhan transaksi penjualan kendaraan.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memang belum mengumumkan secara resmi total transaksi GIIAS 2025 karena harus menghimpun dari para agen pemegang merek (APM). Namun, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi pada penutupan GIIAS 2025 mengatakan, transaksi pada GIIAS tahun ini diperkirakan mengalami penurunan. Karenanya, Gaikindo akan merevisi target penjualan pada 2025 dari sebelumnya ditargetkan 900.000 unit.
"Kalau saya lihat dari segi transaksi, kelihatannya agak turun. Memang situasi ekonomi agak berat, dan sampai pertengahan tahun ini, penjualan kendaraan secara umum juga menurun," kata Nangoi.
Sementara itu, pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu menilai kondisi tersebut dipicu melemahnya daya beli kelas menengah di tengah tekanan ekonomi.
“Penurunan transaksi pembelian kendaraan kemungkinan besar disebabkan oleh melemahnya daya beli kelas menengah akibat kenaikan harga mobil kisaran Rp 150-Rp400 juta rata-rata sebesar 7% per tahun. Ini tidak selaras dengan pertumbuhan pendapatan riil yang hanya 4%-5%,” kata Yannes, dikutip dari Antara.
Yannes mengatakan, kelas menengah memegang peranan vital dalam industri otomotif karena merupakan kelompok konsumen terbesar dan paling aktif dalam membeli kendaraan. Ketergantungan mereka pada kredit membuat kelas ini sangat sensitif terhadap fluktuasi suku bunga dan inflasi, sehingga penurunan daya beli atau tekanan ekonomi langsung berdampak pada penjualan mobil nasional.
Sementara itu, beberapa APM sudah mulai membagikan data penjualan kendaraan selama GIIAS 2025. Berikut daftarnya:
PT Astra Daihatsu Motor (ADM)
Selama 11 hari mengikuti pameran, ADM mencatatkan penjualan sebesar 580 unit mobil. Rocky Hybrid yang dijual dengan harga di bawah Rp 300 juta menjadi salah satu primadona.
BAIC
Selama GIIAS 2025, BAIC berhasil membukukan 278 SPK (surat pemesanan kendaraan). BJ30 Hybrid yang baru meluncur menjadi model terlaris dengan penjualan sebanyak 136 unit dalam 11 hari pameran.
DFSK
PT Sokonindo Automobile, distributor resmi DFSK dan Seres mengumumkan, selama 11 hari pameran, mereka berhasil membukukan 565 unit SPK.
Mitsubishi
Selama GIIAS 2025, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencatatkan 4.110 SPK. Mitsubishi Destinator yang harganya diumumkan di GIIAS 2025 menjadi bintang utama. Tercatat, SUV 7-seater itu mendapat lebih dari 1.900 SPK sepanjang pameran, menjadikannya kontributor terbesar dengan komposisi 47%.
Honda
PT Honda Prospect Motor (HPM) membukukan 1.908 SPK. Dari keseluruhan SPK tersebut, Honda Brio menjadi penyumbang terbesar dengan total pemesanan mencapai 941 unit.
Chery
PT Chery Sales Indonesia (CSI) membukukan total 2.153 SPK. Angka itu naik 113% dibandingkan pencapaian GIIAS tahun sebelumnya yang mencatatkan 1.009 SPK.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




