DeepSeek V4 Diluncurkan, Rival ChatGPT Makin Kuat
Sabtu, 25 April 2026 | 10:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persaingan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) antara China dan Amerika Serikat kian memanas. Startup AI asal China, DeepSeek, resmi meluncurkan versi pratinjau (preview) dari model terbaru mereka, V4.
Peluncuran ini langsung menarik perhatian karena V4 digadang-gadang menjadi pesaing serius model AI dari perusahaan AS seperti ChatGPT milik OpenAI, Claude dari Anthropic, serta Gemini milik Google.
Dikutip dari AP, Sabtu (25/4/2026), model V4 merupakan penerus dari V3 yang dirilis pada akhir 2024. Namun, DeepSeek sebelumnya sudah lebih dulu mengejutkan pasar melalui model AI khusus penalaran (reasoning) bernama DeepSeek R1 pada Januari 2025, yang diklaim lebih hemat biaya dibanding model serupa dari OpenAI.
DeepSeek menyebut V4 hadir dalam dua versi, yaitu “pro” dan “flash”, dengan peningkatan signifikan pada kemampuan pengetahuan, penalaran, serta kemampuan “agentic”, yakni kemampuan AI untuk menjalankan tugas kompleks secara mandiri.
Salah satu perubahan penting adalah penggunaan cip dari Huawei, sehingga mengurangi ketergantungan pada produsen cip AS seperti Nvidia. Kedua versi V4 juga memiliki kapasitas pemrosesan yang jauh lebih besar.
DeepSeek mengeklaim versi “V4 Pro Max” memiliki performa unggul dalam uji penalaran dibanding model seperti GPT-5.2 dan Gemini 3.0-Pro. Namun, performanya masih sedikit di bawah GPT-5.4 dan Gemini 3.1-Pro.
Peluncuran ini juga terjadi hanya beberapa jam setelah OpenAI merilis model terbarunya, GPT-5.5, yang semakin menegaskan ketatnya persaingan AI global.
Dalam hal kemampuan menjalankan tugas otomatis, DeepSeek menyebut versi “pro” mampu melampaui Claude Sonnet 4.5 dan mendekati performa Claude Opus 4.5. Sementara versi “flash” menawarkan kinerja hampir setara untuk tugas-tugas sederhana dengan efisiensi lebih tinggi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




