Ingat Ya! Jangan Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan Deras
Sabtu, 8 Oktober 2022 | 19:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Saat hujan deras, banyak pengendara mobil yang menyalakan lampu hazard ketika melintasi jalan sebagai tanda atau isyarat bagi kendaraan di belakang jika ada keadaan bahaya atau darurat.
Padahal, penggunaan lampu hazard saat hujan deras tidak tepat. Bahkan, bisa membahayakan kendaraan yang ada di belakangnya.
Pakar safety riding Sony Susmana menyampaikan, lampu hazard seharusnya hanya diaktifkan ketika kondisi emergency atau darurat.
Sedangkan pada saat hujan deras, meskipun ada yang mengatakan visibilitasnya menjadi terbatas, hal ini tidak berlaku sama untuk pengendara yang lain.
"Asumsi yang berbeda-beda tidak bisa kita samaratakan, sehingga kita tidak mengaktifkan lampu hazard, kecuali mobil mau berhenti atau berhenti. Kalau merasa visibilitasnya terbatas, ya jangan jalan. Jangan malah menyalakan lampu hazard," kata Sony Susmana saat dihubungi Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (8/10/2022).
Untuk mengatasi masalah visibilitas, pengendara bisa menggunakan lampu jauh. Namun, jika lampu tersebut tidak membantu, sebaiknya segera cari rest area atau berhenti di tempat yang aman. Pasalnya bila tetap menyalakan lampu hazard, mobil yang berada di belakang bisa terdampak.
"Mata pengendara di belakangnya nanti fokusnya bisa ke lampu yang menyala terus, seolah-olah terhipnotis. Mau lihat tempat yang lain, akan tergiring lagi untuk melihat lampu yang kelap-kelip. Sehingga akhirnya banyak pengemudi di belakang yang tidak menjaga jarak atau telat melakukan antisipasi, kemudian terjadi kecelakaan," kata Sony.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




