Kalah, UEA pecat Srecko Katanec
Rabu, 7 September 2011 | 17:13 WIB
Senasib dengan Indonesia, UEA justru langsung memecat pelatihnya pasca kekalahan kedua.
Kekecewaan sebagian pendukung timnas Indonesia kepada pelatih Wim Rijsbergen khususnya, pasca kekalahan 0-2 di Stadion Gelora Bung Karno tadi malam, belumlah apa-apa. Sebab di Uni Emirat Arab (UEA), kekalahan kedua mereka dalam putaran ketiga Pra-Piala Dunia (PPD) 2014 zona Asia tadi malam, langsung berbuntut pemecatan sang pelatih.
Srecko Katanec, sang pelatih asal Slovenia, dipecat usai kekalahan UEA dari tamunya Lebanon 1-3. Lebih jauh, UEA bahkan dianggap sudah nyaris tak berpeluang lagi setelah dua kekalahan beruntun di grup B, karena laga selanjutnya adalah kontra tim kuat Korsel.
Terhadap hasil laga ini, tak banyak komentar dari kubu UEA yang bisa didapat, termasuk dari Katanec sendiri. Hanya, kiper Majed Nasir mengaku bahwa tipe permainan yang mereka jalani malam itu bukanlah apa yang biasa mereka lakukan.
"Kami memainkan strategi defensif yang tak terbiasa kami jalani," ungkapnya usai pertandingan, seperti dikutip Gulfnews. "Saya menyalahkan diri sendiri, rekan-rekan saya, serta para staf teknis, atas kekalahan ini," tambahnya.
Pelatih Katanec sendiri diangkat pada Juni 2009 lalu, pasca berhenti melatih Makedonia. Namun ia tak berhasil membuat prestasi membanggakan, bahkan terhitung mengecewakan di Piala Asia awal tahun lalu. Sekadar catatan, sebelumnya Katanec adalah pelatih yang berhasil membawa Slovenia berturut-turut maju ke Euro 2000, serta ke Piala Dunia 2002 di Korsel-Jepang.
Sejauh ini, pihak otoritas sepakbola UEA belum menyebutkan nama calon penganti Katanec di tim itu. Namun beberapa berita menyebutkan, pelatih Fluminense, Abel Braga, mengaku bahwa beberapa waktu sebelumnya ia sempat didekati pihak UAE, meski dengan tawaran kontrak yang disebutnya absurd.
Terhadap nasib Katanec, lumayan ironis sebenarnya jika berkaca pada situasi beberapa hari lalu, ketika UEA mengalami kekalahan pertama mereka dari tuan rumah Kuwait, dengan skor 3-2. Saat itu, ketua otoritas sepak bola UEA Mohammad Khalfan al-Rumaithi justru terkesan membela sang pelatih, serta cenderung menyalahkan pemain.
"Saya menyalahkan para pemain. Mereka mengecewakan kita semua," ujarnya saat itu seusai pertandingan. "Mereka melakukan banyak kesalahan mendasar di semua lini permainan, dan hampir semua operan mereka salah," tambahnya.
Untuk hasil keseluruhan laga putaran ketiga PPD 2014 zona Asia tadi malam sendiri, selain UEA dan Indonesia, Singapura sebenarnya juga mengalami nasib serupa. Bermain di kandang menjamu Irak, tim Negeri Singa ini juga kalah telak 0-2 dari tamunya.
Sementara tim Asia Tenggara lainnya, Thailand, sukses meraih tiga poin di kandang dengan menekuk Oman 3-0. Ini merupakan sebuah kebangkitan, setelah sebelumnya mereka ditekuk Australia. Dengan demikian, untuk klasemen sementara dari kelima grup yang ada, hanya ada empat tim yang masih memiliki nilai nihil (kosong) dari dua laga, yakni Singapura, UEA, Indonesia, serta Tajikistan yang tadi malam kalah 0-1 di Pyonyang (Korut).
Hasil Kualifikasi PPD 2014 Zona Asia:
Singapura - Irak 0-2
Jordania - China 2-1
Lebanon - UEA 3-1
Kuwait - Korsel 1-1
Korut - Tajikistan 1-0
Uzbekistan - Jepang 1-1
Thailand - Oman 3-0
Arab Saudi - Australia 1-3
Indonesia - Bahrain 0-2
Qatar - Iran 1-1
Klasemen Sementara Kualifikasi PPD 2014 Zona Asia
Grup A
Tim M M S K GM GK +/- P
JORDANIA 2 2 0 0 4 1 3 6
CHINA 2 1 0 1 3 3 0 3
IRAK 2 1 0 1 2 2 0 3
SINGAPURA 2 0 0 2 1 4 -3 0
Grup B
Tim M M S K GM GK +/- P
KORSEL 2 1 1 0 7 1 6 4
KUWAIT 2 1 1 0 4 3 1 4
LEBANON 2 1 0 1 3 7 -4 3
UEA 2 0 0 2 3 6 -3 0
Grup C
Tim M M S K GM GK +/- P
JEPANG 2 1 1 0 2 1 1 4
UZBEKISTAN 2 1 1 0 2 1 1 4
KORUT 2 1 0 1 1 1 0 3
TAJIKISTAN 2 0 0 2 0 2 -2 0
Grup D
Tim M M S K GM GK +/- P
AUSTRALIA 2 2 0 0 5 2 3 6
THAILAND 2 1 0 1 4 2 2 3
ARAB SAUDI 2 0 1 1 1 3 -2 1
OMAN 2 0 1 1 0 3 -3 1
Grup E
Tim M M S K GM GK +/- P
IRAN 2 1 1 0 4 1 3 4
BAHRAIN 2 1 1 0 2 0 2 4
QATAR 2 0 2 0 1 1 0 2
INDONESIA 2 0 0 2 0 5 -5 0
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




