Pelatih Bangga Rahmat/Yeremia dan Raymond/Patra Sabet Juara dan Runner-Up Indonesia Masters II 2024
Minggu, 3 November 2024 | 20:27 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Pelatih ganda putra Indonesia David Pohan mengaku bangga dua asuhannya berhasil menyabet gelar juara dan runner-up pada Wondr by BNI Indonesia Masters II 2024 di Surabaya, Minggu (3/11/2024).
Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan merebut gelar juara setelah menundukkan rekan sesama pelatnas Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo turnamen bulu tangkis berlevel BWF 100 ini.
Dalam laga final yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, ganda peringkat 51 dunia tersebut naik podium tertinggi seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Raymond/Patradengan skor 23-21 dan 21-18. Rahmat/Yeremia menjadi juara setelah berjuang 33 menit.
Raihan ini membuat Rahmat/Yeremia kembali naik podium di hadapan publik Kota Pahlawan setelah sebelumnya berjaya pada Indonesia International Challenge 2024. Pekan lalu Rahmat/Yeremia juga menjadi juara seusai mengalahkan wakil taiwan, Lu Ching Yao/Wu Guan Xun dengan skor ketat 23-21 dan 23-21.
Melihat raihan yang ditorehkan Rahmat/Yeremia, pelatih sektor ganda putra Indonesia David Pohan memberikan apresiasi. Pelatih kelahiran 8 September 1978 itu menilai pasangan Rahmat/Yeremia sudah membuktikan bahwa mereka siap bersaing di level yang lebih tinggi lagi.
Pelatih asal Tarakan itu berharap ke depannya performa Rahmat/Yeremia bisa jauh lebih berkembang sehingga bisa bersaing di turnamen yang levelnya lebih bergengsi.
“Tentu senang melihat grafik permainan dari Rahmat/Yeremia. Ini berkat kerja keras mereka. Saya berharap mereka tidak cepat puas dan bisa lebih meningkat lagi dan bersaing di level yang lebih bergengsi lagi,” ujar pelatih berusia 46 tahun itu.
BACA JUGA
10 Pemain Sepak Bola Termahal Dunia Tahun 2024, Ronaldo Tempati Posisi Puncak dan Messi Peringkat 2
Tidak hanya bangga dengan Rahmat/Yeremia, pemilik nama asli David Yedija Pohan itu juga memberikan apresiasi buat Raymond/Patra.
Keduanya tercatat meraih hasil yang maksimal saat berlaga di turnamen di Surabaya kendati hanya menjadi runner-up.
David menilai bahwa Raymond/Patra bisa jauh lebih berkembang lagi permainannya dan menjadi pasangan yang lebih kompak lagi.
“Saya melihat Raymond/Patra hasilnya juga meningkat dari segi grafik permainan. Saya berharap keduanya bisa lebih konsisten lagi,” ungkap David.
Tercatat selain ganda putra, ganda campuran juga menorehkan prestasi meraih gelar juara secara beruntun pada Indonesia Masters II 2024 dan Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya.
Pada ajang Indonesia International Challenge 2024, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu naik podium tertinggi seusai mengalahkan rekan satu negaranya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dengan skor 21-13 dan 21-15.
Amri/Nita mampu bangkit dari keterpurukan dengan meraih gelar juara pada Indonesia Masters II 2024 seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dengan skor 22-20 dan 21-13.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




