ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IFAB Ubah Aturan Penalti 2 Sentuhan, Atletico Madrid Geram

Selasa, 3 Juni 2025 | 21:23 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Pemain Atletico Madrid Julian Alvarez terjatuh setelah melakukan tendangan penalti dalam adu penalti pada akhir pertandingan babak 16 besar Liga Champions antara Atletico Madrid vs Real Madrid di Stadion Metropolitano di Madrid, Spanyol, Rabu, 12 Maret 2025.
Pemain Atletico Madrid Julian Alvarez terjatuh setelah melakukan tendangan penalti dalam adu penalti pada akhir pertandingan babak 16 besar Liga Champions antara Atletico Madrid vs Real Madrid di Stadion Metropolitano di Madrid, Spanyol, Rabu, 12 Maret 2025. (AP/Manu Fernandez)

Jakarta, Beritasatu.com - Atletico Madrid kembali dibuat geram setelah IFAB (Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional) mengeluarkan klarifikasi terbaru mengenai aturan penalti dua sentuhan. Keputusan ini semakin memanaskan kontroversi seputar kegagalan penalti Julian Alvarez saat adu penalti melawan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions lalu.

Momen itu menjadi salah satu insiden paling kontroversial dalam sejarah derbi Madrid. Saat itu, penalti Alvarez dinilai sah meski diduga melakukan dua sentuhan, bola memantul dari kakinya sendiri sebelum masuk ke gawang. VAR tidak membatalkan gol karena dianggap tidak ada bukti yang cukup kuat untuk mengintervensi.

Namun kini, IFAB menyatakan bahwa aturan lama tentang penalti dua sentuhan memang berlaku, tetapi hanya ditujukan untuk penalti yang sengaja dilakukan dengan dua sentuhan. Dalam pernyataan resminya, IFAB menjelaskan bahwa penalti dua sentuhan yang tidak disengaja sebenarnya tidak diatur secara eksplisit dalam aturan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai tindak lanjut, mulai 1 Juli 2025, aturan tersebut akan diperjelas:

1. Jika penalti dua sentuhan yang tidak disengaja berbuah gol, maka penalti akan diulang.

2. Jika gagal, maka akan dinyatakan gagal dalam catatan adu penalti, atau tendangan bebas tidak langsung akan diberikan kepada tim lawan jika terjadi dalam waktu normal.

Meski demikian, klarifikasi ini hanya memperkeruh suasana di kubu Atletico Madrid. Mereka merasa dirugikan secara serius dalam pertandingan melawan Real Madrid dan tidak puas dengan penjelasan dari UEFA maupun IFAB.

Federasi Suporter Klub Atletico Madrid bahkan telah mengambil langkah hukum, menuduh rekaman video yang disediakan UEFA sudah melalui proses pengeditan, sehingga tidak transparan.

Insiden ini semakin mempertegas pentingnya kepastian dan keadilan dalam penggunaan teknologi serta penerapan aturan di sepak bola profesional, khususnya di level tertinggi seperti Liga Champions.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon