Argentina Keok 1-0 dari Ekuador, Duel Panas Penuh Drama dan Gengsi
Rabu, 10 September 2025 | 08:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pertandingan panas tersaji saat Ekuador menjamu Argentina dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol, Rabu (10/9/2025) pagi waktu Indonesia. Sama-sama sudah lolos Piala Dunia 2026, kedua kubu justru tidak bermain aman.
Gengsi membuat kedua tim bermain keras sejak menit-menit awal laga berjalan. Argentina lebih dahulu merasakan tegasnya kepemimpinan wasit Wilmar Roldán ketika Lautaro Martínez menerima kartu kuning setelah tekel terlambat. Moisés Caicedo (Ekuador) dan Gonzalo Plata (Ekuador) juga ikut menyusul ke buku catatan wasit akibat pelanggaran berbahaya.
Ketegangan memuncak di penghujung babak pertama. Setelah sempat terjadi insiden dan pemeriksaan VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih bagi Ekuador. Enner Valencia yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan mendatarnya ke tengah gawang pada menit 45+13 sukses menaklukkan Emiliano Martínez dan membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tak mereda. Baru lima menit berjalan, Moisés Caicedo kembali melakukan pelanggaran keras. Karena sudah mengantongi kartu kuning, gelandang Ekuador itu akhirnya diusir dari lapangan pada menit ke-50.
Unggul jumlah pemain membuat Argentina berusaha mengambil alih permainan. Lionel Scaloni memasukkan sejumlah pemain segar seperti Giovani Lo Celso, Julián Álvarez, dan Nahuel Molina. Serangan demi serangan dilancarkan melalui umpan silang dan sepak pojok, namun disiplin pertahanan Ekuador membuat peluang Albiceleste selalu kandas.
Di sisi lain, kerasnya laga terlihat dari banyaknya kartu kuning yang keluar. Nicolas Tagliafico dan Leonardo Balerdi (Argentina) mendapat peringatan keras dari wasit, sementara pelanggaran demi pelanggaran terus mewarnai setiap duel perebutan bola.
Ekuador yang bermain dengan 10 orang memilih bertahan rapat, sementara Argentina menekan habis-habisan hingga menit-menit akhir. Beberapa peluang emas dari Nicolas González maupun Lo Celso gagal berbuah gol setelah Galíndez tampil sigap di bawah mistar.
Pertandingan berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Ekuador, hasil yang membuat atmosfer di stadion bergemuruh. Argentina pulang dengan kekecewaan ganda kalah di papan skor sekaligus frustrasi akibat kerasnya permainan yang dipenuhi kartu kuning dan merah.
Hasil ini diketahui memang tidak terlalu memengaruhi posisi Argentina pada papan klasemen. Argentina masih berada di posisi pertama dengan poin 38, sedangkan Ekuador ada di posisi 2 dengan raihan poin 29. Kedua tim juga sudah sama-sama lolos ke Piala Dunia 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




