Dukung Indonesia, Dunia Kecam Sikap IOC yang Bela Israel
Jumat, 24 Oktober 2025 | 16:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang mengancam Indonesia akibat penolakan terhadap atlet Israel menuai gelombang kritik global. Berbagai pihak di seluruh dunia justru menyatakan dukungan bagi Indonesia dan mengecam keras sikap IOC yang dinilai berpihak kepada Israel.
Reaksi datang dari banyak kalangan, termasuk aktivis dan warganet internasional yang memprotes langkah IOC di media sosial. “Indonesia disanksi sebelum Israel. Kita harus segera mendekolonisasi dunia olahraga,” tulis aktivis Yahudi pro-Palestina, Alon Mizrahi, di akun media sosialnya.
Komentar serupa juga muncul dari pengguna lain yang menulis, “Saya boikot olimpiade. Saya mendukung Indonesia. Bebaskan Palestina.” Sementara seorang netizen lain menambahkan sindiran, “IOC sekarang cuma lelucon, kan?”
Sebelumnya, IOC mengancam akan mengucilkan Indonesia dari ajang olahraga dunia setelah pemerintah Indonesia menolak kedatangan enam atlet Israel yang dijadwalkan tampil pada Kejuaraan Dunia Senam di Jakarta.
Keenam atlet tersebut adalah Artem Dolgopyat, Eyal Indig, Ron Payatov, Lihie Raz, Yali Shoshani, dan Roni Shamay. Pemerintah Indonesia tidak mengeluarkan visa bagi mereka karena alasan politik luar negeri yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
Federasi Senam Israel sempat mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), tetapi upaya tersebut ditolak. Akibatnya, para atlet Israel itu tetap tidak dapat berkompetisi di Jakarta.
Merespons situasi tersebut, IOC kemudian mengeluarkan dua ancaman serius terhadap Indonesia. Pertama, IOC memutuskan menghentikan pembahasan kerja sama dengan Indonesia terkait kemungkinan menjadi tuan rumah Olimpiade pada masa depan. Kedua, IOC meminta federasi olahraga internasional lainnya menunda penyelenggaraan kejuaraan di Indonesia hingga ada jaminan semua atlet, termasuk dari Israel, dapat berpartisipasi tanpa hambatan.
Kebijakan itu justru memicu gelombang solidaritas bagi Indonesia di tingkat global. Banyak pihak menilai langkah IOC mencerminkan standar ganda dan ketidakadilan dalam dunia olahraga internasional, terutama di tengah konflik kemanusiaan yang masih terjadi di Palestina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




