Tuchel Siap Temui Trent Bahas Kansnya pada Piala Dunia 2026
Selasa, 18 November 2025 | 09:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Thomas Tuchel mengungkapkan ia mempertimbangkan untuk terbang ke Madrid demi berbicara langsung dengan Trent Alexander-Arnold mengenai peluangnya kembali ke timnas Inggris.
Alexander-Arnold belum bermain untuk Inggris sejak tampil 26 menit sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 1-0 atas Andorra di Barcelona pada Juni 2026. Ini menjadi satu-satunya penampilan yang ia dapatkan pada era Tuchel.
Dengan hanya dua laga uji coba pada Maret sebelum Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Tuchel menegaskan ia akan duduk bersama bek kanan berusia 27 tahun itu di Spanyol.
“Pertama, tugas saya sekarang adalah menjalin kontak dengan semua pemain seperti Trent,” kata Tuchel seusai kemenangan terakhir kualifikasi di Albania.
“Pemain dalam daftar panjang kami, 55 hingga 60 nama. Saya harus menghubungi mereka, menjelaskan mengapa mereka tidak dipanggil, apa yang harus diperbaiki, apakah mereka bisa melakukan sesuatu, atau ini hanya soal pilihan. Itu pekerjaan saya dalam beberapa minggu dan bulan mendatang,” dia menambahkan.
Meskipun kecil kemungkinan ia benar-benar berbicara dengan pemain sebanyak itu, Alexander-Arnold tetap menjadi nama paling besar yang tampak tersisih dari skuad Inggris.
Ketika ditanya apakah ia benar-benar akan mengunjungi mantan bintang Liverpool itu, Tuchel menjawab, “Mengapa tidak? Kami bisa mengunjungi mereka secara kelompok. Bisa sekalian bertemu Jude Bellingham dan Trent. Mengunjungi klubnya. Sebagian akan kami hubungi. Namun saya benci panggilan telepon, lebih baik bertemu langsung agar bisa melihat ekspresi mereka. Atau saya harus menemui mereka langsung, melihat latihan, fasilitas klub.”
Reece James masih menjadi pilihan utama Tuchel di posisi bek kanan, meski rentan cedera. Pada laga di Tirana, posisi tersebut justru diisi Jarell Quansah, mantan rekan setim Alexander-Arnold di Liverpool.
“Saya sangat percaya pada Jarell. Ia tinggi, cepat, kuat dalam build-up, kuat di udara. Ia tampil bagus di Liverpool dan kini bermain setiap menit untuk Bayer Leverkusen sejak Euro U-21. Saat ini ia sedikit lebih unggul,” kata Tuchel.
Tuchel akan menghadiri undian Piala Dunia di Washington pada awal Desember, tetapi mengaku kecewa karena harus menunggu lama untuk kembali bertemu skuadnya.
“Jujur, ini menyakitkan. Saya bahkan harus mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru sekarang. Saya ingin kembali bersama mereka minggu depan. Mereka membuat saya sangat terlibat. Sulit rasanya menunggu hingga Maret tanpa pertandingan,” dia menambahkan.
Inggris mencatat delapan kemenangan dan delapan clean sheet yang merupakan rekor terbaik pada kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.
Ditanya apakah performa itu “menakutkan” bagi dunia, Tuchel menjawab,
“Mudah-mudahan. Namun, lebih penting bagi kami untuk menyadari kekuatan sendiri, bagaimana kami bertahan, menyerang, dan saling membantu. Kami harus menerima bahwa tidak semuanya bisa sempurna karena waktu latihan terbatas. Namun, komitmen mereka untuk bangkit setelah kehilangan bola, itu luar biasa.”
“Yang saya inginkan adalah ketika orang menonton tim ini, mereka berkata: ‘Wow, mereka benar-benar serius.’ Para pemain tampil konsisten, bahkan setelah sempat menurun di musim panas. Cara mereka bangkit sangat mengesankan. Kredit penuh bagi para pemain,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




