Alexander-Arnold Dibantai Media Spanyol pada Awal Karier di Madrid
Rabu, 3 Desember 2025 | 21:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Trent Alexander-Arnold menjadi sasaran kritik tajam media Spanyol setelah tampil kurang meyakinkan pada awal kariernya bersama Real Madrid.
Mantan bek kanan Liverpool itu disebut “tidak punya arah” dan bahkan digambarkan seperti “kelinci yang terperangah oleh cahaya lampu” akibat performanya yang jauh dari ekspektasi.
Pujian yang sempat muncul seusai ia tampil baik melawan Elche dan Olympiakos kini menghilang setelah pertandingan seri 1-1 Madrid kontra Girona. Harian Marca menilai Alexander-Arnold tampil buruk, bahkan hampir memberi gol gratis kepada lawan lewat umpan ceroboh pada babak pertama.
Tulisan Alfredo Relano, jurnalis senior Spanyol, semakin memperkuat kritik tersebut. Menurutnya, kemampuan Alexander-Arnold dalam situasi bola mati tidak cukup menutupi minimnya kontribusi sang pemain dalam permainan terbuka.
Meski datang ke Spanyol dengan ambisi besar, bahkan berharap bisa bersaing memperebutkan Ballon d’Or,nyatanya Alexander-Arnold belum mencatatkan gol atau assist di La Liga maupun Liga Champions. Ia baru dua kali bermain penuh dan sempat duduk di bangku cadangan saat Madrid mengalahkan Barcelona saat El Clasico.
Pindahnya Alexander-Arnold dari Liverpool juga masih meninggalkan kekecewaan bagi para pendukung The Reds. Ia sempat berulang kali menyatakan ingin menghabiskan karier di Anfield, tetapi kemudian memilih pergi secara bebas transfer, membuat klub hanya mendapatkan kompensasi 10 juta pound sterling.
Di Madrid, persaingan yang dihadapi Alexander-Arnold makin sengit. Ia berebut tempat dengan Dani Carvajal dan Federico Valverde, sedangkan cedera pada awal musim turut menghambat adaptasinya. Pelatih Xabi Alonso meminta publik bersabar dan menilai masa penyesuaian ini wajar bagi pemain yang baru pindah ke luar negeri untuk pertama kali.
Namun, tekanan yang ia hadapi bukan hanya soal performa. Ruang ganti Madrid dilaporkan terbelah mengenai dukungan terhadap Alonso. Sejumlah pemain bintang, termasuk Vinicius Jr, Valverde, Brahim Diaz, Rodrygo, Endrick, dan Ferland Mendy, dikabarkan kurang cocok dengan gaya kepemimpinan sang pelatih yang tegas dan penuh aturan.
Ketegangan memuncak saat Vinicius Jr meledak dalam El Clasico, menyatakan keinginannya meninggalkan tim ketika ditarik keluar. Sang winger bahkan tidak menyebut nama Alonso saat menyampaikan permintaan maaf di media sosial, memicu spekulasi besar mengenai konflik internal.
Dengan Real Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona pada klasemen Liga Spanyol, keputusan Alonso untuk tetap memberi kepercayaan pada Alexander-Arnold atau menggantinya dengan Valverde akan menjadi sorotan besar, terutama karena Carvajal masih absen hingga tahun depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




