BATC 2026: Rachel/Febi Menang, Indonesia Unggul 3-1 atas Hong Kong
Rabu, 4 Februari 2026 | 14:29 WIB
Qingdao, Beritasatu.com - Tim putri Indonesia berhasil mengamankan kemenangan penting atas Hong Kong dengan skor 3-1 pada laga perdana grup X Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026, di Qingdao, China, Rabu (4/2/2026).
Poin pertama Indonesia gagal diraih setelah tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan harus mengakui keunggulan Lo Sin Yan Happy lewat dua gim ketat 21-23 dan 19-21.
Indonesia kemudian bangkit melalui pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang sukses menyamakan kedudukan usai menundukkan Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam 21-16 dan 21-19.
Keunggulan Indonesia bertambah setelah tunggal kedua Mutiara Ayu Puspitasari tampil solid dan menang dua gim langsung atas Saloni Samirbhai Mehta dengan skor 21-11 dan 22-20, sehingga membawa tim Merah Putih unggul 2-1.
Kemenangan Indonesia akhirnya dipastikan lewat perjuangan dramatis pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum di partai ganda putri kedua. Sempat kehilangan gim pertama, mereka bangkit dan menutup laga dengan skor 21-23, 21-18, dan 21-11 atas Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan.
Rachel mengaku laga berjalan jauh lebih ketat dari perkiraan, terutama pada dua gim terakhir yang menguras tenaga.
“Puji Tuhan pertandingan selesai tanpa cedera. Kami tidak menyangka pertandingannya sesengit ini. Di gim kedua dan ketiga kami mencoba bermain lebih sabar, tidak buru-buru menyerang, dan lebih sadar terhadap pukulan masing-masing,” ujar Rachel.
Ia juga menegaskan kesiapan tim menghadapi laga berikutnya melawan Jepang yang akan menentukan posisi juara grup.
“Besok lawan Jepang jadi penentuan juara grup. Kami harus mempersiapkan kondisi dan start pertandingan harus langsung bagus. Kalau diturunkan sebagai ganda pertama atau kedua kami siap,” lanjutnya.
Sementara itu, Febi menilai ketenangan permainan masih perlu diperbaiki, terutama saat bertahan di gim pertama.
“Di gim pertama pertahanan kami kadang kurang tenang, tapi kadang juga terlalu santai jadi kurang rapi. Beberapa pertandingan terakhir kami sering main sampai tiga gim, jadi komunikasi dan strategi harus lebih kuat lagi,” kata Febi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




