ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Evaluasi BATC 2026: PBSI Fokus Regenerasi Menuju Thomas-Uber

Minggu, 8 Februari 2026 | 16:20 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Tim putri Indonesia pada BATC 2026.
Tim putri Indonesia pada BATC 2026. (Beritasatu.com/Humas PP PBSI)

Jakarta, Beritasatu.com — Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Eng Hian, memaparkan evaluasi menyeluruh atas penampilan tim Indonesia pada ajang Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026. Turnamen tersebut disebut menjadi bagian penting dari strategi pembentukan skuad menuju Thomas Cup dan Uber Cup.

Menurut Eng Hian, keikutsertaan Indonesia di BATC bukan semata mengejar gelar, tetapi dimanfaatkan sebagai sarana menguji kesiapan pemain muda menghadapi tekanan turnamen beregu level internasional.

“Kami memang tidak menurunkan komposisi pemain terbaik sepenuhnya. Fokus kami memberi kesempatan kepada pemain muda agar mereka siap ketika dipercaya tampil di Thomas dan Uber Cup,” ujar Eng Hian, Minggu (8/2/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, ajang beregu tersebut juga memberikan keuntungan dari sisi perolehan poin dunia bagi para pemain yang tampil, sehingga tetap memiliki nilai strategis dalam kalender kompetisi.

Dari sektor putri, Eng Hian menyampaikan apresiasi karena target tim berhasil terpenuhi dengan perolehan medali perunggu. Ia menilai performa Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi cukup menjanjikan, ditambah kembalinya Ester Nurumi Tri Wardoyo yang mampu menunjukkan permainan kompetitif. 

“Penampilan sektor putri cukup menggembirakan. Ini menjadi bahan pertimbangan penting untuk menyusun kekuatan tim Uber Cup,” katanya.

Sementara itu, hasil berbeda justru dialami sektor putra. PBSI sebelumnya menargetkan tim mampu menembus partai final, tetapi langkah mereka terhenti sebelum mencapai target tersebut.

Eng Hian menegaskan hasil ini menjadi catatan evaluasi untuk memperbaiki performa tim menjelang Piala Thomas. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi atas daya juang pemain tunggal putra yang tampil cukup stabil sepanjang turnamen.

Nama-nama seperti Moh Zaki Ubaidillah, Prahdiska Bagas, dan Richie disebut mulai menunjukkan kematangan permainan serta mental tanding yang terus berkembang.

“Walaupun belum memenuhi target final, kami tetap menghargai perjuangan para pemain. Medali perunggu yang diraih tim putra dan putri diharapkan bisa menjadi pemicu semangat untuk mencapai hasil yang lebih tinggi di turnamen berikutnya,” tutur Eng Hian.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Thalita Terhenti pada Kualifikasi Badminton Asia Championships

Thalita Terhenti pada Kualifikasi Badminton Asia Championships

SPORT
Dikalahkan Jepang, Indonesia Gagal Tembus Final BATC 2026

Dikalahkan Jepang, Indonesia Gagal Tembus Final BATC 2026

SPORT
Dikalahkan Korea, Tim Putri Indonesia Gagal Masuk Final BATC 2026

Dikalahkan Korea, Tim Putri Indonesia Gagal Masuk Final BATC 2026

SPORT
Indonesia Tertinggal 1-2 dari Korea pada Semifinal BATC 2026

Indonesia Tertinggal 1-2 dari Korea pada Semifinal BATC 2026

SPORT
Tim Putri Indonesia Tertinggal 0-2 dari Korea pada Semifinal BATC 2026

Tim Putri Indonesia Tertinggal 0-2 dari Korea pada Semifinal BATC 2026

SPORT
BATC 2026: Menang! Richie Tutup Duel Sengit Indonesia vs Thailand

BATC 2026: Menang! Richie Tutup Duel Sengit Indonesia vs Thailand

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon