ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BAC 2026: Dropshot Mematikan, Rachel/Febi Kesulitan Redam Duet Jepang

Jumat, 10 April 2026 | 19:13 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum pada Badminton Asia Championships (BAC) 2026.
Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum pada Badminton Asia Championships (BAC) 2026. (Beritasatu.com/Humas PP PBSI)

Ningbo, Beritasatu.com — Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, terhenti pada babak perempat final Badminton Asia Championships (BAC) 2026 di Ningbo, Chinaa. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, dengan skor 11-21 dan 16-21, Jumat (10/4/2026).

Rachel mengungkapkan rasa syukur karena mampu menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera walau kalah. Ia juga menilai laga tersebut memberikan banyak pelajaran berharga, terutama karena ini merupakan pertemuan perdana melawan pasangan Jepang tersebut.

“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera apa pun. Pertandingan hari ini jadi pelajaran baru buat saya pribadi. Ini pertemuan pertama kami, lawan sulit dimatikan dan banyak variasi serangannya,” ujar Rachel.

ADVERTISEMENT

Pada gim kedua, Rachel/Febi sempat memimpin, tetapi gagal mempertahankan keunggulan. Menurut Rachel, kondisi tersebut dipengaruhi oleh permainan yang terburu-buru sehingga strategi yang telah disiapkan tidak berjalan optimal.

“Sempat unggul di gim kedua namun tersusul, kami terburu-buru dan yang terjadi di lapangan tidak sesuai rencana yang direncanakan, fokusnya ke mana-mana, banyak yang harus dijaga padahal harusnya tidak perlu takut,” lanjutnya.

Ia menambahkan, aspek ketenangan menjadi catatan penting untuk dievaluasi. Menghadapi pemain papan atas, dibutuhkan keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi.

“Banyak yang harus dievaluasi, khususnya ketenangan. Karena lawan pemain top itu butuh berani dan kadang masih ada takut-takutnya,” jelas Rachel.

Sementara itu, Febi Setianingrum mengakui kualitas permainan lawan yang tampil agresif sepanjang pertandingan. Ia menyebut serangan cepat dan variasi dropshot dari pasangan Jepang menjadi tantangan besar.

“Serangan lawan cukup kencang dan bola dropshot-nya menyulitkan serta untuk mematikan mereka juga tidak mudah. Hari ini kami mainnya tidak setenang kemarin,” kata Febi.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jadwal Semifinal BAC 2026: 2 Wakil Indonesia Hadapi Laga Berat

Jadwal Semifinal BAC 2026: 2 Wakil Indonesia Hadapi Laga Berat

SPORT
Devin/Ali Petik Pelajaran Berharga Seusai Tersingkir dari BAC 2026

Devin/Ali Petik Pelajaran Berharga Seusai Tersingkir dari BAC 2026

SPORT
Gemilang! Amallia/Fadia Melaju ke Semifinal BAC 2026

Gemilang! Amallia/Fadia Melaju ke Semifinal BAC 2026

SPORT
BAC 2026: Bangkit dari Tekanan, Fajar/Fikri Raih Tiket Semifinal

BAC 2026: Bangkit dari Tekanan, Fajar/Fikri Raih Tiket Semifinal

SPORT
Dikalahkan Andalan India, Jonatan Christie Tersingkir dari BAC 2026

Dikalahkan Andalan India, Jonatan Christie Tersingkir dari BAC 2026

SPORT
Jegal Ganda China, Fajar/Fikri Lolos ke Perempat Final BAC 2026

Jegal Ganda China, Fajar/Fikri Lolos ke Perempat Final BAC 2026

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon