Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Arda Guler Minta Maaf
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemain timnas Turki Arda Guler meminta maaf kepada masyarakat Turki setelah negaranya gagal di Piala Dunia 2026, setelah kalah dari Australia dan Paraguai
Timnas Turki dipastikan menjadi negara kedua yang tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan 0-1 dari Paraguai dalam laga Grup D yang berlangsung di San Francisco, Amerika Serikat.
Hasil tersebut membuat Turki gagal melanjutkan perjuangan setelah sebelumnya juga kalah 0-2 dari Australia.
Kegagalan ini terasa semakin menyakitkan karena Turki datang ke turnamen sebagai salah satu tim kuda hitam yang diprediksi mampu memberi kejutan.
Namun, skuad asuhan Vincenzo Montella justru harus angkat koper lebih awal bersama Haiti yang lebih dahulu tersingkir dari turnamen.
Turki mencatatkan statistik yang mengejutkan sepanjang dua pertandingan grup. Mereka melepaskan total 62 percobaan tembakan tanpa mampu mencetak satu gol pun. Catatan tersebut menjadi jumlah percobaan tanpa gol terbanyak dalam dua pertandingan di sejarah Piala Dunia.
Pada laga melawan Paraguai, Turki sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 78 persen. Namun, rapatnya pertahanan Paraguai membuat berbagai peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Kiper Paraguai Orlando Gill menjadi salah satu sosok kunci kemenangan timnya. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang yang didapat Kenan Yildiz, Can Uzun, hingga Deniz Gul.
Nasib buruk juga menghampiri Turki ketika sundulan Mert Muldur dari situasi bola mati membentur mistar gawang sebelum mengenai tiang. Peluang emas tersebut gagal berbuah gol yang sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan harapan mereka.
Di penghujung laga, Merih Demiral sempat mendapatkan kesempatan melalui sundulan pada masa injury time. Namun, bola masih melenceng dari sasaran dan memastikan Turki pulang tanpa poin.
"Seharusnya kami memenangkan pertandingan ini, jadi kami mohon maaf kepada rakyat Turki," ujar gelandang Turki, Arda Guler seusai pertandingan dilansir dari Skysports, Sabtu (20/6/2026).
Sementara itu, Paraguai berhasil mengamankan kemenangan berkat gol cepat Matias Galarza saat pertandingan baru berjalan 65 detik. Gol tersebut menjadi yang tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Meski hanya menguasai bola sekitar 22 persen, Paraguai mampu mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir. Bahkan, mereka tetap tampil disiplin saat harus bermain dengan 10 pemain pada sebagian pertandingan.
Kemenangan ini menjaga peluang Paraguai untuk melaju ke fase gugur, sementara Turki harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




