Aturan Tie Breaker Piala AFF U-19 Buka Peluang Main Mata?
Sabtu, 9 Juli 2022 | 22:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Aturan tie breaker yang diberlakukan di Piala AFF U-19 membuka celah kemungkinan main mata antara Vietnam dan Thailand untuk menyingkirkan Timnas U-19 Indonesia dalam pertandingan penyisihan terakhir Grup A, Minggu (10/10/2022).
Timnas U-19 Indonesia belum tentu lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022 andai mengalahkan Myanmar pada laga pemungkas Grup A di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022).
Hal itu dipastikan oleh PSSI melalui Media Officer mereka Bandung Saputra. Menurut Bandung, penentuan peringkat di grup pada turnamen tersebut ditentukan oleh sistem head to head atau tie breaker.
"Meski menang atas Myanmar, Indonesia tidak melaju ke semifinal jika Vietnam dan Thailand bermain imbang dengan gol, misalnya 1-1, 2-2 dan seterusnya," ujar Bandung di Jakarta, Sabtu (9/7/2022).
Baca Juga: Ini Syarat Timnas U-19 Lolos Semifinal Piala AFF U-19
Dia menjelaskan, kalau Indonesia menang, sementara Vietnam dan Thailand seri, maka ketiga tim tersebut memiliki poin yang sama yakni 11. Dengan demikian, untuk menentukan peringkat, dibuat klasemen kecil beranggotakan tiga tim itu.
Kalau Vietnam dan Thailand sama kuat tanpa gol, maka Indonesia (selisih gol +11) dan Vietnam (+9) berhak ke empat besar lantaran penilaian dialihkan ke selisih gol terbanyak dalam Grup A. Selisih gol diambil sebagai acuan karena Thailand (+6), Vietnam dan Indonesia sudah saling berhadapan dengan hasil masing-masing 0-0.
Akan tetapi, misalnya Vietnam dan Thailand imbang dengan gol, kedua tim tersebut yang memastikan slot di semifinal karena Indonesia hanya seri 0-0 ketika melawan mereka.
Baca Juga: Taklukkan Filipina, Timnas U-19 Buka Peluang ke Semifinal
Namun, andai Vietnam dan Thailand saling mengalahkan, lalu Indonesia menaklukkan Myanmar, maka anak-anak asuh pelatih Shin Tae-yong langsung ke semifinal bersama Vietnam atau Thailand.
"Indonesia menyegel tempat di semifinal kalau menang berapa pun skornya atas Myanmar dan, di saat bersamaan, Thailand atau Vietnam saling mengalahkan," tutur Bandung.
Kemudian, PSSI memastikan bahwa laga Indonesia melawan Myanmar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, akan digelar bersamaan dengan pertandingan Thailand versus Vietnam di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, yakni pada Minggu (10/7) mulai pukul 20.00 WIB.
Timnas U-19 Indonesia saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19 2022 dengan koleksi delapan poin dari empat laga (selisih gol +11).
Vietnam menjadi pemuncak Grup A dengan 10 poin dari empat laga (+9) dan Thailand di peringkat kedua dengan poin serta jumlah pertandingan serupa dengan Vietnam tetapi kalah selisih gol (+6).
Baca Juga: Keluhan Shin Tae-yong Jadi Motivasi buat Rabbani
Meski laga Vietnam vs Thailand dan partai Indonesia vs Myanmar dilakukan serentak aturan tie breaker di Piala AFF ini membuka celah terjadinya main mata antara Vietnam dan Thailand. Mereka cukup bermain imbang 1-1 atau 2-2 dan seterusnya untuk bisa menyingkirkan Indonesia kendati unggul selisih gol.
"Ya, aturan ini memang akan merugikan Indonesia karena Vietnam dan Thaland bisa saja bermain mata agar Timnas U-19 Indonesia tersisih," ujar pengamat sepakbola Akmal Marhali.
"Begitulah realitas sepakbola Asia Tenggara. Aturan AFF memang memberlakukan seperti itu. Ini membuka peluang adanya main mata. Tidak ada yang bisa menjamin tak ada yang main mata jika aturannya seperti ini," papar Akmal lagi.
Sementara pengamat sepakbola lainnya M Kusnaeni menyebut aturan head to head ini baru berlaku dalam kejuaraan saat ini. "Dalam kejuaraan sebelumnya aturan yang dipakai adalah selisih gol," ungkap Kusnaeni.
Namun Kusnaeni meragukan kemungkinan Vietnam akan bermain mata untuk menyingkirkan Indonesia. "Dimungkinkan. Tapi saya tidak yakin mereka akan melakukan hal itu karena yang mereka bermain di Indonesia sebagai tuan rumah yang punya pendukung sangat fanatik," kata Kusnaeni.
"Kalau seperti itu (Vietnam dan Thailand main mata), kan artinya ngerjain tuan rumah. Mereka tak akan berani," papar Kusnaeni lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




