Profil Timnas Qatar
Menanti Gebrakan Perdana The Maroon di Piala Dunia
Kamis, 3 November 2022 | 15:40 WIB
Tim nasional senior Qatar yang juga dikenal sebagai The Maroon akan membuat penampilan pertama mereka di Piala Dunia 2022 di Qatar. The Maroon secara otomatis lolos ke kompetisi karena menjadi negara tuan rumah.
Qatar sudah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2022 sejak 2010. Tepatnya pada 2 Desember 2010, kala Qatar diumumkan secara resmi menjadi ruan rumah Piala Dunia 2022.
Mereka menjadi negara Asia ketiga yang berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia, setelah Jepang dan Korea Selatan pada Piala Dunia 2002 lalu silam.
Sebelumnya, mereka selalu gagal menembus Piala Dunia, termasuk pada 1998. Ketika itu, Qatar padahal lolos ke babak final Kualifikasi Piala Dunia 1998, namun gagal lolos setelah kalah dari Arab Saudi di pertandingan terakhir.
Dari total 108 penampilan di babak Kualifikasi Piala Dunia, Qatar gagal lolos ke putaran final kendati memiliki catatan 50 kemenangan, 22 hasil imbang, dan 36 kekalahan dengan catatan memasukkan 178 gol dan kebobolan 110 gol.
Di Piala Dunia 2022, Qatar tergabung di Grup A bersama Senegal, Ekuador, dan Belanda. Mengingat Qatar sebagai tim berperingkat terendah di Piala Dunia 2022 ini, banyak yang memprediksi mereka menjadi mangsa yang mudah bagi pesaingnya di Grup A.
Namun status sebagai tuan rumah yang pastikan akan mendapat dukungan besar dari penonton akan memberikan motivasi berbeda. Sejarah memperlihatkan bahwa tidak mudah menghadapi tuan rumah.
Meremehkan tuan rumah akan menjadi petaka. Sebagai tuan rumah, Timnas Qatar tentunya tidak ingin sekadar sebagai penggembira, namun ingin berbuat lebih dalam event sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Namun sejarah pula yang menjadi tantangan buat Qatar dengan statusnya sebagai tuan rumah. Tercatat, setelah Piala Dunia 1998 yang diadakan di Prancis, tidak ada tuan rumah yang bisa menembus partai final. Dengan kata lain, Prancis menjadi tuan rumah terakhir yang sukses sebagai penyelenggara dan merebut trofi Piala Dunia FIFA.
Qatar akan mengawali perjuangannya di Piala Dunia 2022 menghadapi Ekuador, Minggu, 20 November. Lima hari kemudian menghadapi Senegal dan berlanjut empat hari kemnudian melawan Belanda.
Pemain Andalan

Infografik Daftar Pemain Timnas Qatar di Piala Dunia 2022.
Saad Al Sheeb
Kiper berusia 32 tahun ini adalah salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepak bola Qatar. Salah satu momen heroik dalam kariernya adalah hanya kebobolan satu gol di Piala Asia 2019 yang membuatnya dianugerahi penghargaan Kiper Terbaik di turnamen tersebut.
Di level klub, Saad Al Sheeb sudah kenyang akan gelar dan penghargaan bersama Al-Saad SC . Tercatat sudah 20 gelar diraihnya termasuk meraih medali perunggu di Piala Dunia Antarklub.
Sedangkan di level timnas, sudah tiga gelar diraihnya yakni Arabian Gulf Cup 2014, Piala Asia 2019, dan WAFF Championship 2014. Sementara untuk penghargaan individu, Al Sheeb sudah mendapatkan Golden Glove Piala Asia 2019, Anggota tim turnamen Piala Asia 2019, dan team of The Year Liga Super Qatar (2018 dan 2019).
Penjaga gawang Al-Sadd SC diharapkan memainkan peran penting saat Al-Annabi bersiap untuk menandai debut manis di Piala Dunia.
Akram Afif

Akram Afif.
Penyerang berusia 25 tahun ini dikenal sebagai pemain serbabisa yang bisa bermain di kedua sayap serangan dan juga berperan sebagai target man. Dia pernah bermain di Belgia dan Spanyol.
Akram Afif pernah membela Villarreal, Sporting Gijon, serta Sevilla U-19. Kini, dia menjadi pemain andalan di klub asal Qatar, Al-Sadd.
Kemampuan mencetak golnya yang produktif telah membuatnya terpilih sebagai pemain terbaik AFC tiga kali, memenangkan penghargaan yang didambakan pada tahun 2019. Sejak itu, ia telah menjadi anggota kunci tim Al Annabi dan sangat diperlukan bahkan setelah performanya yang menurun baru-baru ini, tampil di semua pertandingan persahabatan terbaru Qatar.
Almoez Ali

Al Moez Ali.
Striker berusia 25 tahun ini diharapkan bisa membawa kejayaan sepak bola Qatar. Ali memiliki rekam jejak sebagai pemburu gol yang tidak perlu diragukan lagi.
Striker Al-Duhali SC ini adalah pencetak gol terbanyak di Piala Emas 2021 dan Piala Asia 2019, dengan mencatatkan sembilan gol dan empat gol masing-masing. Dia juga saat ini menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa di Qatar, dengan mencatatkan 39 gol dari 72 laga hingga saat ini, mendekati pencetak gol terbanyak sepanjang masa Mansour Muftah, yang memiliki 44 gol atas namanya.
Tim yang menghadapi Qatar harus mewaspadai penyerang kurus itu karena gerakannya yang cekatan dan kecerdasannya yang cepat di dalam kotak adalah senjata terbesarnya untuk menghancurkan pertahanan.
Pelatih
Felix Sanchez

Felix Sanchez.
Pelatih asal Spanyol itu mengambil alih sebagai pelatih kepala tim nasional senior Qatar pada tahun 2017, setelah bertugas di tim nasional junior (Qatar U-19 dan U-23).
Dia menggantikan Jorge Fossati. Karier kepelatihan Sanchez dengan tim nasional Qatar telah membuatnya meraih dua gelar, yakni pertama di Kejuaraan AFC U-19 2014 dan kemudian dengan tim utama di Piala Asia AFC 2019.
Felix Sanchez bukan sosok pelatih sembarangan. Sebab, dia memang sudah punya pengalaman dalam menangani tim. Sebelum melatih Timnas Qatar, dia pernah berada di tim kepelatihan skuad muda Barcelona.
Dia bekerja di Barcelona pada 1996-2006. Setelah itu, Felix Sanchez hijrah ke Aspire Academy. Lalu barulah, dia hijrah ke Timnas Qatar.
Lima tahun menangani Timnas Qatar adalah waktu yang cukup lama untuk bisa mendapatkan racikan tim dan permainan terbaik. Dalam mempersiapkan Timnas Qatar untuk berlaga di Piala Dunia 2022, dia pun sudah melakoni sejumlah laga uji coba. Mulai dari melawan Slovenia hingga Bulgaria.
[profil_team_bola="1774"]
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




