Penumpang Coba Buka Pintu Pesawat di Udara, Jetstar Balik ke Bali
Selasa, 1 April 2025 | 22:53 WIB
Denpasar, Beritasatu.com - Penerbangan pesawat Jetstar yang mengangkut lebih dari 200 penumpang menuju ke Australia mengalami gangguan sehingga harus kembali ke Indonesia. Hal ini terjadi setelah seorang penumpang mencoba membuka pintu darurat di tengah penerbangan.
Menurut pernyataan resmi dari maskapai Jetstar pada Senin (31/3/2025), penerbangan yang berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, menuju Melbourne, Australia, harus kembali setelah seorang penumpang bertindak tidak terkendali dan menghina awak kabin.
"Salah satu penerbangan kami harus kembali ke Denpasar tadi malam setelah seorang penumpang mencoba membuka pintu pesawat dan menghina awak kabin," ujar perwakilan Jetstar dalam keterangannya.
Jetstar mengonfirmasi bahwa setibanya di Bali, penumpang tersebut langsung diamankan oleh pihak berwenang Indonesia. Berdasarkan laporan media, kapten penerbangan memberi tahu seluruh penumpang tentang insiden ini setelah kejadian terjadi di bagian belakang pesawat Jetstar tersebut.
Berdasarkan data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat Jetstar Airbus A321-251NX dengan nomor penerbangan JST034 berbalik arah di tengah perjalanan setelah satu jam mengudara. Rute penerbangan yang seharusnya menuju Melbourne terpaksa kembali ke Bali demi keselamatan seluruh penumpang dan kru.
"Keselamatan dan kesejahteraan penumpang serta awak adalah prioritas utama kami. Kami berterima kasih kepada kru atas respons cepat mereka dalam menangani situasi ini. Kami tidak akan mentoleransi tindakan semacam ini dalam penerbangan kami," tegas Jetstar dalam pernyataan resminya.
Insiden di pesawat Jetstar ini menambah daftar panjang kejadian serupa yang melibatkan penumpang bermasalah. Sebelumnya, seorang penumpang di Amerika Serikat didakwa di pengadilan federal setelah mencoba membuka pintu pesawat dan melukai seorang pramugari dalam penerbangan American Airlines dari Milwaukee ke Dallas.
Berkaca pada kejadian pesawat Jetstar ini, pihak otoritas penerbangan di seluruh dunia terus memperketat keamanan penerbangan untuk mencegah insiden serupa. Langkah-langkah seperti peningkatan pengawasan penumpang, pelatihan awak kabin dalam menangani gangguan, serta pemasangan sistem keamanan tambahan di pesawat menjadi fokus utama guna memastikan keselamatan dalam penerbangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




