Puncak Arus Balik 2026, 203.000 Penumpang Padati Bandara Soetta
Minggu, 29 Maret 2026 | 18:43 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Puncak arus balik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, terjadi pada Minggu (29/3/2026). Pergerakan penumpang pesawat terpantau padat sejak pagi hingga sore hari, terutama di area kedatangan.
Lonjakan penumpang dipicu berakhirnya masa cuti bersama Lebaran dan libur sekolah. Masyarakat mulai kembali ke Jakarta dan sekitarnya untuk beraktivitas normal pada Senin (30/3/2026).
Berdasarkan data pengelola bandara, pergerakan penumpang mencapai sekitar 203.000 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 108.000 penumpang kedatangan dan 95.000 penumpang keberangkatan.
Sementara itu, pergerakan pesawat tercatat sebanyak 1.206 penerbangan, baik untuk rute domestik maupun internasional.
Kepadatan terlihat di sejumlah terminal, terutama di Terminal 2 area kedatangan. Mayoritas penumpang merupakan rombongan keluarga yang kembali dari kampung halaman setelah mudik Lebaran.
Adapun rute domestik yang mendominasi selama arus balik, antara lain Denpasar, Medan, Makassar, Surabaya, dan Padang. Sementara itu, untuk rute internasional, tujuan, seperti Singapura dan Kuala Lumpur juga tetap diminati.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi menyampaikan bahwa sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret 2026, total penumpang yang telah dilayani mencapai sekitar 2,65 juta orang.
"Dari prediksi kami, jumlah penumpang yang akan ada pada angkutan Lebaran ini akan sesuai dengan prediksi, melebihi dari 3 juta penumpang per tahun atau meningkat 2,2% dari tahun 2026 yang lalu," ujar Heru.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna menjaga kelancaran operasional bandara, termasuk berkoordinasi dengan BMKG dan para pemangku kepentingan terkait.
Salah seorang penumpang asal Surabaya, Tomi, mengaku memilih kembali ke Jakarta pada hari Minggu karena harus kembali bekerja keesokan harinya.
"Sebenarnya dari hari Rabu sudah masuk kerja, tetapi masih bisa work from anywhere," kata Tomi.
Ia juga mengungkapkan bahwa harga tiket pesawat mengalami kenaikan selama periode arus balik, meskipun tidak terlalu signifikan.
"Ada kenaikan harga tiket, tetapi enggak terlalu tinggi ternyata, sekitar 20%-30% ya," jelasnya.
Pengelola bandara mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, memanfaatkan layanan digital, serta mengikuti arahan petugas guna memperlancar proses keberangkatan dan kedatangan di tengah tingginya volume penumpang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




