ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Longsor Cinangka Lebak Meluas, 4 Rumah Terancam Tergerus

Kamis, 30 April 2026 | 14:25 WIB
B
IC
Penulis: Budiman | Editor: CAH
Kondisi longsor di Kampung Cinangka, Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, yang semakin mendekati permukiman warga setelah hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.
Kondisi longsor di Kampung Cinangka, Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, yang semakin mendekati permukiman warga setelah hujan kembali mengguyur wilayah tersebut. (Beritasatu.com/Budiman)

Lebak, Beritasatu.com - Kondisi bencana tanah longsor di Kampung Cinangka, Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan semakin meluas pada Kamis (30/4/2026). Penyebabnya, hujan yang mengguyur pada Rabu (29/4/2026) sore membuat kondisi tanah semakin labil.

Hingga Kamis pagi, pergerakan tanah masih terus terjadi dan memicu kekhawatiran warga karena jarak tebing longsor kini semakin mendekati permukiman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritasatu.com, sejumlah warga diliputi kecemasan jika hujan kembali turun, karena potensi longsor susulan dinilai masih tinggi dan dapat mengancam rumah-rumah di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

"Kalau hujan lagi, bisa makin turun dan mendekati kampung. Sekarang jaraknya sudah sekitar tujuh meter dari rumah," ujar Suhendi kepada Beritasatu.com saat dihubungi, Kamis (30/4/2026).

Ia menyebut sedikitnya empat rumah berada di radius terdekat dari titik longsor dan berpotensi terdampak jika pergerakan tanah terus berlanjut. Selain itu, lahan pertanian dan kebun warga juga mengalami kerusakan akibat longsoran tersebut.

"Ada empat rumah yang paling dekat itu, tetapi mereka belum ngungsi. Kami sudah mengingatkan agar segera pindah ke tempat lebih aman," katanya.

Suhendi menambahkan, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak sebelumnya telah melakukan peninjauan dan menilai kondisi di lokasi cukup parah. Warga juga telah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun.

"Petugas sudah datang mengecek. Katanya kondisinya cukup parah, sawah juga banyak yang terdampak," ujarnya.

Hingga saat ini, sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing. Evakuasi belum dilakukan secara menyeluruh, tetapi warga diminta segera mengungsi apabila hujan kembali turun untuk menghindari risiko lebih besar.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat, mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi mengalami pergerakan susulan yang membahayakan permukiman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

JAWA BARAT
Longsor Tutup Akses ke Wisata Gunung Padang, Alat Berat Dikerahkan

Longsor Tutup Akses ke Wisata Gunung Padang, Alat Berat Dikerahkan

JAWA BARAT
Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

JAWA BARAT
Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

JAWA BARAT
Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

JAWA BARAT
Cadas Pangeran Sumedang Longsor, 2 Alat Berat Dikerahkan

Cadas Pangeran Sumedang Longsor, 2 Alat Berat Dikerahkan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon