ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Longsor Tutup Akses ke Wisata Gunung Padang, Alat Berat Dikerahkan

Kamis, 23 April 2026 | 16:16 WIB
RM
IC
Penulis: Riski Maulana | Editor: CAH
 Satu alat berat diturunkan untuk mengevakuasi tanah longsor yang menutup akses jalan utama penghubung Desa Cibokor, Desa Kanoman, serta jalur penghubung Kecamatan Cibeber dan Campaka, Rabu 22 April 2026.
Satu alat berat diturunkan untuk mengevakuasi tanah longsor yang menutup akses jalan utama penghubung Desa Cibokor, Desa Kanoman, serta jalur penghubung Kecamatan Cibeber dan Campaka, Rabu 22 April 2026. (Beritasatu.com/Riski Maulana)

‎Cianjur, Beritasatu.com - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memicu terjadinya tanah longsor yang menutup akses jalan utama penghubung Desa Cibokor, Desa Kanoman, serta jalur penghubung Kecamatan Cibeber dan Campaka, Rabu (22/4/2026) malam. 

‎Selain menjadi jalur vital antarwilayah, jalan tersebut juga merupakan akses utama menuju kawasan wisata Situs Megalitikum Gunung Padang. 

‎Camat Cibeber Ardian mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait dan menurunkan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material longsor.

ADVERTISEMENT

‎“Sebelumnya sudah diupayakan pagi-pagi oleh masyarakat, tetapi tidak memungkinkan. Akhirnya kita upayakan menggunakan alat berat dari PUPR,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

‎Ia menambahkan, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur juga telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu membersihkan material lumpur yang menutup badan jalan.

‎“Di Desa Cibokor longsor menutup jalan kabupaten yang menuju Gunung Padang, tetapi petugas sudah ada di lokasi agar akses bisa kembali dilalui,” ucapnya.

‎Sementara itu, petugas BPBD Kabupaten Cianjur, Wahyudin Soleh, mengungkapkan tebing di lokasi longsor memiliki ketinggian sekitar 60 meter, dengan panjang jalan yang tertutup material longsor mencapai kurang lebih 100 meter.

‎“Akibat kejadian tersebut, dua rumah warga yang berada tepat di bawah tebing dalam kondisi terancam. Warga penghuni rumah tersebut saat ini telah mengungsi ke tempat yang lebih aman,” terangnya.

‎Hingga kini, petugas gabungan dari berbagai instansi masih berupaya membersihkan material longsor menggunakan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

‎Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama karena hujan deras masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Longsor Cinangka Lebak Meluas, 4 Rumah Terancam Tergerus

Longsor Cinangka Lebak Meluas, 4 Rumah Terancam Tergerus

BANTEN
Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

JAWA BARAT
Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

JAWA BARAT
Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

JAWA BARAT
Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

JAWA BARAT
Cadas Pangeran Sumedang Longsor, 2 Alat Berat Dikerahkan

Cadas Pangeran Sumedang Longsor, 2 Alat Berat Dikerahkan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon