ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Korban Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Kamis, 9 April 2026 | 18:07 WIB
UW
IC
Penulis: Usep Hadi Wihanda | Editor: CAH
Satu korban tertimbun longsor yang menimpa dua rumah di Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditemukan, Kamis 9 April 2026
Satu korban tertimbun longsor yang menimpa dua rumah di Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditemukan, Kamis 9 April 2026 (Beritasatu.com/Usep Hadi Wihanda)

Sumedang, Beritasatu.com - Hari kedua pencarian satu korban tertimbun longsor yang menimpa dua rumah di RT 01 RW 07, Dusun Ciranggon, Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, akhirnya membuahkan hasil, Kamis (9/4/2026).

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban Pepen Supendi (63), yang tertimbun longsor tebing setinggi 25 meter yang terjadi Rabu (8/4/2026), sekitar pukul 18.10 WIB.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 14.20 WIB di area kamar rumah yang telah rusak tertimpa material longsor.

ADVERTISEMENT

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang, mengingat material longsoran berupa bambu dan bebatuan serta kondisi cuaca yang berubah-ubah. 

Meski begitu, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, PMI, Damkar, Tagana, relawan, hingga warga, berhasil mengevakuasi korban pada pukul 14.39 WIB.

Suasana haru tak terbendung saat jasad korban ditemukan. Tangis keluarga pecah di lokasi kejadian.

Komandan Rescue Kantor SAR Bandung, Idham Pratama, menyampaikan, proses evakuasi berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat.

"Korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 14.39 WIB, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.

"Jenazah korban sudah diserahterimakan kepada keluarga korban. Untuk itu operasi SAR di hari kedua bencana tanah longsor, akan diusulkan untuk dihentikan dan ditutup," ujarnya.

Setelah proses evakuasi, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Sebelumnya, longsor terjadi di kawasan permukiman Dusun Ciranggon pada Rabu (8/4/2026) sore, menimbun dua rumah milik warga.

Selain korban meninggal dunia, tiga orang sempat mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis sebelum dipulangkan.

Korban luka tersebut masing-masing Apong Suryani (56), Eha (37), serta dua anak, Nizam (14) dan Nazia (3). Sementara itu, dua warga lainnya, Jeny (22) dan balita Quen (2), dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Longsor Cinangka Lebak Meluas, 4 Rumah Terancam Tergerus

Longsor Cinangka Lebak Meluas, 4 Rumah Terancam Tergerus

BANTEN
Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

Jalur Longsor Cianjur Selesai Diperbaiki, KA Siliwangi Normal Lagi

JAWA BARAT
Longsor Tutup Akses ke Wisata Gunung Padang, Alat Berat Dikerahkan

Longsor Tutup Akses ke Wisata Gunung Padang, Alat Berat Dikerahkan

JAWA BARAT
Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

Tebing 70 Meter Longsor Lumpuhkan Jalan Utama Garut

JAWA BARAT
Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

JAWA BARAT
Cadas Pangeran Sumedang Longsor, 2 Alat Berat Dikerahkan

Cadas Pangeran Sumedang Longsor, 2 Alat Berat Dikerahkan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon