ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anas Urbaningrum soal Komunikasi dengan Partai Demokrat: Tidak Harus Tunggu Mimpi

Sabtu, 15 Juli 2023 | 10:00 WIB
JI
MM
FS
Penulis: Johanes Indra, Meylis Maurent
Editor: FFS
Ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) periode 2023-2028, Anas Urbaningrum memberikan pidato politiknya dalam Munaslub PKN di Jakarta, Jumat 14 Juli 2023. Keputusan munaslub PKN ketentuan peralihan Partai Kebangkitan Nusantara telah memilih dan menetapkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum PKN 2023-2028. Anas Urbaningrum terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi menggantikan I Gede Pasek Suardika yang sebelumnya memimpin PKN.
Ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) periode 2023-2028, Anas Urbaningrum memberikan pidato politiknya dalam Munaslub PKN di Jakarta, Jumat 14 Juli 2023. Keputusan munaslub PKN ketentuan peralihan Partai Kebangkitan Nusantara telah memilih dan menetapkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum PKN 2023-2028. Anas Urbaningrum terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi menggantikan I Gede Pasek Suardika yang sebelumnya memimpin PKN. (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum angkat bicara soal peluang partainya berkomunikasi dengan Partai Demokrat menjelang Pemilu 2024. Anas mengatakan, komunikasi dengan Partai Demokrat sangat mungkin terjadi dan tidak harus menunggu mimpi untuk bertemu dengan partai yang pernah dipimpinnya tersebut.

"Tidak harus menunggu mimpi (untuk bertemu Demokrat)," ujar Anas usai ditetapkan secara resmi menjadi Ketum PKN melalui Munaslub di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (14/7/2023) malam.

Anas memastikan PKN terbuka berkomunikasi dengan partai politik atau kekuatan politik manapun. Sesuai dengan namanya yang menyematkan kata nusantara, PKN bersifat inklusif, bukan eksklusif.

ADVERTISEMENT

"Prinsipnya tentu PKN harus bergaul dengan semua partai tidak boleh eksklusif, harus inklusif. Namanya nusantara, nusantara itu menggambarkan karakter inklusif, karena itu kami akan menjalin komunikasi dengan partai-partai, bagian-bagian mana yang nanti bisa kerja sama, bagian-bagian mana yang mungkin sulit," tegasnya.

Yang terpenting, kata Anas, tujuan dari kerja sama politik dengan partai lain harus berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

"Prinsipnya yang bisa kerja sama untuk kepentingan pembangunan demokrasi yang lebih sehat, Indonesia yang lebih baik, PKN akan tempuh itu," ungkap dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon