ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pangdam V Brawijaya Tegaskan TNI Bersikap Netral dan Siap Amankan Pemilu 2024 di Jatim

Kamis, 28 September 2023 | 09:36 WIB
DF
R
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: RZL
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf bersama rombongan di sela berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Rabu 27 September 2023.
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf bersama rombongan di sela berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Rabu 27 September 2023. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Jombang, Beritasatu.com - Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf menekankan, TNI siap mengawal dan mengamankan Pemilu 2024 di Jawa Timur. Dia menegaskan TNI akan bersikap netral dalam mengawal jalannya pesta demokrasi berlangsung jujur dan adil.

"Kami dari TNI siap mengawal demokrasi. TNI harus netral dalam pelaksanaan pemilu. Netralitas adalah harga mati bagi anggota TNI dan Polri, sehingga pesta demokrasi ini benar-benar berlangsung jujur adil dan damai," kata Farid Makruf di sela ziarah di makam Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (27/9/2023).

Farid berharap pelaksanaan Pemilu 2024 khususnya di Jawa Timur berjalan kondusif dan transparan. Dia berharap masyarakat bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

ADVERTISEMENT

"Kami tidak ingin pesta demokrasi justru akhirnya dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan harus tetap diutamakan," tuturnya.

Farid menilai masyarakat Jawa Timur sudah dewasa untuk menentukan pilihan pemimpin ke depan. Oleh karena itu, TNI siap mengawal pelaksanaan pemilu supaya jujur adil transparan sehingga terpilih pemimpin yang terbaik.

"Iklim yang kondusif ini bisa terus terjaga sampai pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. Jika terjadi perbedaan pilihan, kata dia, merupakan hal biasa dan tidak perlu di permasalahkan," kata dia.

Dia menambahkan untuk menjaga netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu, pihaknya telah menerbitkan buku aturan bagaimana TNI harus netral dalam pelaksanaan pemilu. Pihaknya juga berkampanye, mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa saat Pemilu 2024.

Ia juga menegaskan, ziarah sengaja dilakukan oleh TNI dalam rangka menyambut HUT ke-78 TNI. Selain ziarah ke Gus Dur, pihaknya juga berziarah kepada pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, dan Presiden pertama RI, Soekarno di Blitar, sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hakim: Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terencana

Hakim: Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terencana

NASIONAL
Prajurit Bais Akui Kesal Lihat Video Andrie Yunus Protes RUU TNI

Prajurit Bais Akui Kesal Lihat Video Andrie Yunus Protes RUU TNI

NASIONAL
Indonesia Siap Tarik TNI dari Lebanon jika PBB Tak Mampu Melindungi

Indonesia Siap Tarik TNI dari Lebanon jika PBB Tak Mampu Melindungi

NASIONAL
TNI Kerahkan Kapal Perang hingga Pesawat Tempur Amankan KTT ASEAN 2026

TNI Kerahkan Kapal Perang hingga Pesawat Tempur Amankan KTT ASEAN 2026

NASIONAL
TNI Genjot Pembangunan 84 Koperasi Desa Merah Putih di Aceh Barat

TNI Genjot Pembangunan 84 Koperasi Desa Merah Putih di Aceh Barat

NUSANTARA
Prabowo: Indonesia Harus Punya Pertahanan Super Kuat!

Prabowo: Indonesia Harus Punya Pertahanan Super Kuat!

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon