Ganjar Batal Lari Pagi ke RSPAD untuk Tes Kesehatan
Minggu, 22 Oktober 2023 | 10:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bakal calon presiden, Ganjar Pranowo, sebelumnya berencana untuk menjalani sesi lari pagi ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/10/2023). Namun, Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa, mengungkapkan alasan dibatalkannya rencana tersebut.
Andika Perkasa menjelaskan bahwa ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan untuk membatalkan lari pagi Ganjar. Meskipun Ganjar mungkin mampu melakukan lari pagi tersebut, tetapi ada pertimbangan kesehatan yang harus diperhitungkan.
"Banyak alasan, walaupun beliau pasti sanggup tetapi bayangkan kalau misalnya Mas Ganjar puasa sejak jam 20.00, tadi malam. Kemudian sekarang lari, maka yang terjadi mungkin kemungkinan besar dehidrasi," ujar Andika kepada awak media di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Dehidrasi dapat berdampak pada ginjal, dan kedatangan Ganjar ke RSPAD adalah untuk menjalani tes kesehatan yang merupakan salah satu syarat dalam pendaftaran sebagai bakal calon presiden (bacapres) untuk Pemilu 2024.
"Dehidrasi berarti akan memengaruhi kreatinin, ginjal, kan rugilah, maksudnya kreatinin tanda bintang misalnya pada pemeriksaan lab, rugi kan. Sesuatu yang sebetulnya tidak perlu dilakukan, makanya beliau akhirnya memutuskan untuk tidak lari, mungkin nanti sore."
Pada kesempatan yang sama, Andika juga menyebutkan bahwa Ganjar Pranowo tidak hanya disiplin dalam berolahraga, tetapi juga menjaga pola makan. Sementara itu, Mahfud MD, yang juga merupakan bagian dari tim Ganjar, dinyatakan tidak memiliki penyakit serius.
"Pak Mahfud sendiri mengakui beliau tidak memiliki penyakit yang menonjol. Nah, walaupun itu perasaan kan, bukan hasil pemeriksaan tetapi paling tidak menunjukkan tidak ada masalah kesehatan yang serius," ungkap Andika.
"Kalaupun misalnya indikator kimia darah seperti fungsi liver, fungsi ginjal, kolesterol, asam urat, itu kan memang tidak terasa. Kalau pun ada yang tidak normal, tetapi tidak terlalu serius," tambahnya.
Pemeriksaan kesehatan ini melibatkan 50 orang dokter, termasuk dua psikolog, dan memiliki durasi pemeriksaan yang berkisar antara delapan hingga 10 jam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




