ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pengamat: Pemilih Muda Masih Moody, Belum Tentukan Pilihan di Pemilu 2024

Jumat, 1 Desember 2023 | 08:51 WIB
CN
R
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: RZL
Ilustrasi daftar pemilih dalam pemilu.
Ilustrasi daftar pemilih dalam pemilu. (Antara/Anis Efizudin)

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pemilih muda, terutama generasi Z dan milenial, dinilai masih belum menentukan pilihan mereka pada Pemilu 2024. Sebagai jumlah pemilih yang dominan, pemilih muda terlihat lebih mudah mengubah preferensi mereka dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Pengamat politik dari UGM, Mada Sukmajati menyatakan bahwa pemilih muda memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi dalam menentukan pilihan, cenderung mudah berubah, dan memiliki cara tersendiri dalam memahami profil calon presiden dan wakil presiden.

"Generasi ini masih moody dalam menentukan pilihannya sehingga gampang sekali mereka merubah pilihannya tidak seperti generasi sebelumnya yang tingkat keajegan dalam memilih itu lebih tinggi," ujar Mada di Yogyakarta, Kamis (30/11/2023).

ADVERTISEMENT

Diketahui, gen Z adalah mereka yang lahir pada 1997 hingga 2012. KPU mencatat jumlah pemilih yang masuk kategori gen Z mencapai 46.800.161 orang atau sekitar 22,5% dari populasi daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 204.807.222 juta.

Sementara generasi milenial ialah mereka yang terlahir antara 1981 hingga 1996. KPU mencatat jumlah pemilih dari generasi milenial mencapai 68.822.389 orang atau 33,3%. Dengan demikian, pemilih pada Pemilu 2024 didominasi oleh gen Z dan milenial yang mencapai 55,8% dari total pemilih.

"Generasi muda, mereka suka dengan konten-konten politik atau pemilu yang ringan sehingga mereka memiliki cara yang berbeda dalam memahami profil daripada kandidat," kata Mada.

Menurut Mada, potensi pemilih muda memutuskan untuk tidak memilih masih besar, dan perubahan pilihan dapat terjadi hingga hari pemungutan suara. Hasil survei sejauh ini menunjukkan tren positif dan negatif untuk masing-masing pasangan calon.

Meski demikian, Mada menyebut pasangan nomor urut 2 di Pilpres 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memiliki tren yang positif untuk disukai kalangan muda.

"Sejauh ini kan dari beberapa survei, pasangan nomor 2 punya tren positif, sementara dua pasangan lainnya negatif. Namun, karena pemilih muda itu moody, maka pasangan nomor 2 juga tidak bisa merasa sudah ada jaminan," lanjut Mada.

Mada menekankan bahwa hasil survei sebelum masa kampanye resmi hanya dapat dijadikan sebagai acuan, karena situasi pada hari pemungutan suara dapat sangat dinamis.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon