KPU Targetkan Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 untuk 5 Provinsi Tuntas Senin
Senin, 18 Maret 2024 | 07:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan merampungkan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 untuk lima provinsi tersisa pada Senin (18/3/2024).
Hal itu diungkapkan komisioner KPU August Mellaz di kantor KPU, Jakarta, Minggu (17/3/2024). Adapun lima provinsi yang belum direkap di tingkat nasional, yakni Jawa Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Maluku.
Mellaz mengatakan, KPU sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan dari masing-masing komisioner KPU dari lima wilayah tersebut.
Kedatangan dari perwakilan tersebut diinfokan akan datang pada Senin ke Jakarta. Untuk komisioner dari KPU Maluku, kata Mellaz, sebagian sudah di Jakarta untuk keperluan kegiatan uji kepatutan dan kelayakan untuk 10 orang calon anggota KPU Provinsi Maluku.
"Maluku justru sebenarnya sebagian komisionernya sudah ada di Jakarta karena pada saat yang bersamaan tadi siang kami juga melakukan uji kepatutan dan kelayakan untuk sepuluh orang calon anggota KPU Provinsi Maluku," tuturnya.
Mellaz menginformasikan, komisioner KPU dari Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya tiba di Jakarta pada Senin pagi dan siang pukul 12.00.
"Sudah mendapatkan konfirmasi mulai besok akan datang ke Jakarta semua. Maluku secara prinsip Senin, 18 Maret sebagian posisinya akan ada di Jakarta Pukul 20.00 WIB," jelasnya.
Sementara itu, Mellaz mengungkapkan Provinsi Jawa Barat akan menjadi provinsi yang pertama kali direkap pada Senin pagi. "Rencananya Jabar, Senin tanggal 18 Maret pagi hari," ucapnya.
Mellaz optimistis KPU akan menyelesaikan rekapitulasi sebelum tenggat waktu 20 Maret 2024. "Kami optimis bahwa kemudian tenggat waktu 20 Maret tahun 2024 tentang penetapan hasil pemilu secara nasional akan bisa kita umumkan," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




