AHY Dinilai Sudah Buktikan Keseriusan Bantu Prabowo-Sandi
Rabu, 14 November 2018 | 18:30 WIB
Jakarta – Partai Demokrat (PD) merupakan salah satu partai politik (parpol) pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah berkomitmen membantu Prabowo-Sandiaga.
"Keseriusan mas AHY untuk bantu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah dibuktikan. Misalnya dengan kesediaan mas AHY sebagai anggota Dewan Pembina Tim Pemenangan," demikian Juru Bicara Kogasma Putu Supadma Rudana di Jakarta, Rabu (14/11).
Putu kemudian mempertanyakan kadar keseriusan Sandiaga Uno untuk memenangkan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Ketika duduk bersama antara para anggota Dewan Pembina saja tidak pernah dilakukan.
"Sehingga tidak jelas siapa akan berbuat apa. Mas AHY sebagai komandan Kogasma terbiasa berpikir dan bertindak sistematis; sebelum eksekusi lapangan, selalu ada perencanaan dan persiapan yang matang. Beliau meyakini, persiapan yang baik adalah 50 persen kemenangan," tegas Putu.
Menurutnya, pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani sangat menyesatkan publik. Diketahui, Muzani menyebut AHY pernah berjanji bakal bersafari dengan Sandiaga Uno. "Sekjen Partai Gerindra memberikan informasi yang tidak utuh, tendensius dan menyesatkan publik serta berusaha menyeret komandan Kogasma PD pada persoalan yang tidak produktif," ungkap Putu yang juga anggota DPR.
Putu menuturkan, AHY dan Sandiaga pernah bertemu di Mega Kuningan Timur pada 12 September 2018. Kala itu, ungkap Putu, Sandiaga Uno berjanji banyak hal di hadapan Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo.
Setelah itu, Sandiaga meminta kesediaan AHY untuk ikut bersafari. AHY menyanggupi, tetapi tidak menentukan persis waktunya. Hingga hari ini, Sandiaga bukan hanya tidak ada itikad baik untuk menepati janji, tetapi tidak pernah melakukan komunikasi lagi dengan AHY. "Kami meminta kepada Partai Gerindra agar tidak banyak mengeluh kepada publik dan meminta partai lain untuk melakukan ini itu, karena hanya akan membuka aib Partai Gerindra sendiri," kata Putu.
Sebagai bagian dari koalisi, Putu menyatakan, pihaknya mengajak duduk bersama untuk merealisasikan janji-janji yang sudah dibuat Prabowo-Sandiaga. "Intinya, kami mendesak untuk segera dilakukan konsolidasi agar pekerjaan dan hasilnya lebih produktif," ucapnya.
"Jika berjanji kecil kepada "rakyat terdekat" saja tidak mampu direalisasikan, bagaimana dapat mewujudkan banyak janji kepada rakyat luas. Jangan nodai rakyat dengan janji-janji. Berikan bukti, dan bukan janji."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




