DPR Akan Kawal Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Pemilu
Sabtu, 11 Juni 2022 | 22:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menegaskan pihaknya akan mengawal efektivitas dan efisiensi anggaran Pemilu 2024 yang mencapai Rp 76,6 triliun. Menurut politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini, beberapa mata anggaran dapat dilakukan efisiensi, khususnya pada anggaran yang bersifat nonelektoral.
"Memang ada beberapa anggaran yang bersifat nonelektoral misalnya penyiapan kendaraan, infrastruktur kantor yang sebenarnya ada di dalam anggaran KPU Rp 76,6 triliun itu, termasuk antisipasi kalau misalnya Covid-19 masih berlangsung," kata Rifqi sapaan akrabnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/6/2022).
Baca Juga: Anggaran Pemilu 2024 Disepakati Rp 76,6 Triliun, Ini Perinciannya
Menurutnya, KPU sebagai penyelenggara pemilu perlu berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dalam rangka efisiensi anggaran pemilu. Misalnya, mengenai pengadaan alat pelindung diri (APD) untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang bisa diserahkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sementara untuk infrastruktur dapat dijalankan Kementerian PUPR.
"Dengan begitu, maka pengelolaan anggaran tidak full oleh KPU. Itu bisa memangkas anggaran yang telah ditentukan," ucap wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan ini.
Baca Juga: Puan Ingatkan soal Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Pemilu 2024
Rifqi mendukung pernyataan Ketua DPR Puan Maharani yang mengingatkan agar jajaran penyelenggara pemilu dapat melakukan efisiensi anggaran pemilu.
"Tentu arahan Mbak Puan sangat tepat. Pasti kami di Komisi II akan ikut memantau. Terlebih, Mbak Puan bukan hanya ketua DPR, tetapi juga atasan saya di partai," kata Rifqi.
Baca Juga: DPR Dinilai Berkontribusi terhadap Efisiensi Anggaran Pemilu 2024
Sebelumnya, Puan memimpin audiensi DPR dengan KPU untuk membahas persiapan pelaksanaan Pemilu 2024. Puan pun menyoroti sejumlah hal, termasuk mengenai efektivitas anggaran pesta demokrasi itu.
"Sudah sama-sama disepakati antara KPU dan DPR melalui Komisi II dan pemerintah bahwa tahapan pemilu akan dimulai insyaallah sesuai dengan jadwal yang ada yakni 14 Juni 2022," kata Puan di gedung DPR, Jakarta, Senin (6/6/2022).
Puan juga mengingatkan mengenai efektivitas anggaran yang telah disepakati antara DPR dan pemerintah sebesar Rp 76,6 Triliun.
"Anggaran Pemilu 2024 agar dilakukan secara efektif dan efisien serta dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan sejak dimulainya tahapan pemilu," ucap Puan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




