Jalan Panjang Pulihkan Sumatera Pascabencana
Senin, 22 Desember 2025 | 13:14 WIB
Untuk mempercepat penanganan pascabencana, Prabowo mengatakan lebih dari 50.000 personel TNI dan Polri sudah dikerahkan ke wilayah terdampak. Dukungan udara juga diperkuat dengan pengerahan lebih dari 60 helikopter serta belasan pesawat yang beroperasi setiap hari untuk mendistribusikan logistik ke titik-titik terdampak bencana.
Prabowo telah memerintahkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk memulai tahap awal pembangunan 2.000 unit rumah untuk korban. Pemerintah juga sudah mengirimkan 1.000 unit alat berat ke wilayah terdampak, termasuk truk, ekskavator, serta kendaraan tangki penyediaan air bersih, air minum, hingga toilet portabel.
Dalam hal pemulihan akses, Prabowo menyampaikan pemerintah sedang mengerjakan pembangunan 50 unit jembatan Bailey di berbagai wilayah strategis yang terputus akibat banjir bandang maupun longsor, agar konektivitas dan distribusi logistik bisa pulih.
Presiden menegaskan langkah-langkah tersebut merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 60 triliun dari APBN 2026 untuk membiayai pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh. Anggaran tersebut merupakan hasil penyisiran menyeluruh terhadap program-program kementerian dan lembaga yang dianggap tidak penting lalu direlokasi untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera.
“Sebelum bencana sudah kita kumpulkan Rp 60 triliun dari situ. Jadi siap-siap mau dieksekusi apa enggak. Jadi begitu dibutuhkan Rp 60 triliun yang disebutkan oleh Pak Presiden, ya kita sudah siap,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Purbaya juga menyebutkan BNPB telah mengajukan anggaran sekitar Rp 1,6 triliun untuk penanganan bencana. Kementerian Keuangan masih mempunyai sisa dana Rp 1,3 triliun lagi, sehingga dia memastikan tak ada kendala secara pendanaan dalam pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera.
“Jadi enggak ada masalah untuk rehabilitasi bencana,” tegas Purbaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




