ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jalan Panjang Pulihkan Sumatera Pascabencana

Senin, 22 Desember 2025 | 13:14 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Petugas mengoperasikan alat berat untuk membersihkan tumpukan gelondongan kayu sisa bandang di area Pondok Pesantren Terpadu Darul Mukhlishin, Desa Tanjung Karang, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (21/12/2025).
Petugas mengoperasikan alat berat untuk membersihkan tumpukan gelondongan kayu sisa bandang di area Pondok Pesantren Terpadu Darul Mukhlishin, Desa Tanjung Karang, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (21/12/2025). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Untuk mempercepat penanganan pascabencana, Prabowo mengatakan lebih dari 50.000 personel TNI dan Polri sudah dikerahkan ke wilayah terdampak. Dukungan udara juga diperkuat dengan pengerahan lebih dari 60 helikopter serta belasan pesawat yang beroperasi setiap hari untuk mendistribusikan logistik ke titik-titik terdampak bencana.

Prabowo telah memerintahkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk memulai tahap awal pembangunan 2.000 unit rumah untuk korban. Pemerintah juga sudah mengirimkan 1.000 unit alat berat ke wilayah terdampak, termasuk truk, ekskavator, serta kendaraan tangki penyediaan air bersih, air minum, hingga toilet portabel.

Dalam hal pemulihan akses, Prabowo menyampaikan pemerintah sedang mengerjakan pembangunan 50 unit jembatan Bailey di berbagai wilayah strategis yang terputus akibat banjir bandang maupun longsor, agar konektivitas dan distribusi logistik bisa pulih.

Presiden menegaskan langkah-langkah tersebut merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

ADVERTISEMENT

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 60 triliun dari APBN 2026 untuk membiayai pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh. Anggaran tersebut merupakan hasil penyisiran menyeluruh terhadap program-program kementerian dan lembaga yang dianggap tidak penting lalu direlokasi untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera.

“Sebelum bencana sudah kita kumpulkan Rp 60 triliun dari situ. Jadi siap-siap mau dieksekusi apa enggak. Jadi begitu dibutuhkan Rp 60 triliun yang disebutkan oleh Pak Presiden, ya kita sudah siap,” ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Purbaya juga menyebutkan BNPB telah mengajukan anggaran sekitar Rp 1,6 triliun untuk penanganan bencana. Kementerian Keuangan masih mempunyai sisa dana Rp 1,3 triliun lagi, sehingga dia memastikan tak ada kendala secara pendanaan dalam pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera.

“Jadi enggak ada masalah untuk rehabilitasi bencana,” tegas Purbaya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon