Menteri Basuki Buka Pameran Arsip Kepresidenan di TIM
Kamis, 8 Agustus 2024 | 11:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Sekretariat Negara menggelar pameran arsip kepresidenan dengan tema "Mari Kemari ke Nusantara" untuk memeriahkan HUT ke-79 kemerdekaan RI di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Pameran ini dibuka langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sekaligus Plt Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono.
Basuki menyampaikan banyak masyarakat Indonesia ingin mengetahui lebih jauh tentang Ibu Kota Nusantara (IKN). Oleh karena itu, pameran ini diselenggarakan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat.
"Dengan adanya pameran ini, kami berharap masyarakat di Jakarta bisa mendapatkan gambaran tentang IKN," ujar Basuki Hadimuljono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024).
BACA JUGA
OJK Sebut Ekonomi Nasional Kuat Didukung Investasi dan Belanja Pemerintah, Termasuk Proyek IKN
Basuki mengungkapkan ada 680 Pemuda Katolik di Balikpapan yang sedang bermusyawarah dan berdoa untuk pembangunan IKN. Dia juga menambahkan pemindahan ibu kota sudah beberapa kali dilakukan sejak era Kerajaan Mataram Kuno.
"Kerajaan Mataram Kuno pernah memindahkan ibu kota dari Jawa Timur ke Jawa Tengah, dari Kartosuro ke Pleret. Pascakemerdekaan, beberapa pemimpin kita juga merencanakan pindah ke Bandung, Jonggol, atau Palangkaraya," kata Basuki.
"Pada 2019, Bapak Jokowi mencanangkan pemindahan IKN ke Penajam Paser Utara (PPU). Kami mendampingi beliau dalam survei, termasuk di Gunung Emas Kalimantan Tengah dan Mamuju, sebelum akhirnya memilih PPU," tambah Basuki.
Basuki berharap pameran arsip kepresidenan dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat. Basuki menyebut pemindahan ibu kota bukan sekadar memindahkan gedung, tetapi juga mencakup transformasi cara membangun, bekerja, dan berbudaya.
"Kami juga memulai dengan membangun Masjid Negara dan Taman Kusuma Bangsa, tempat kedua proklamator kita, yang akan digunakan untuk malam renungan suci pada 16 Agustus 2024," ungkap Basuki.
Sementara itu, Sekretaris Sekretariat Negara Setya Utama yang mewakili Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pameran arsip ini akan dilakukan setiap tahun. Setya menjelaskan pameran arsip ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya arsip negara terkait perkembangan ide dan implementasi dari pemindahan ibu kota.
"Latar belakang dari tema 'Mari Kemari ke Nusantara' adalah keinginan Kemensetneg dan pemerintah untuk mengajak masyarakat memahami urgensi pemindahan ibu kota negara ke Nusantara," kata Setya.
Dalam pameran ini, ditampilkan berbagai arsip bernilai informasi tinggi dalam bentuk tekstual, foto, dan film. Sebanyak 80 koleksi foto sejarah pemindahan ibu kota negara, mulai dari Kerajaan Mataram hingga IKN, ditampilkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




