ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hari Kedua MPLS, Siswa Sekolah Rakyat Dilatih Hidup Mandiri

Rabu, 16 Juli 2025 | 05:00 WIB
Z
DM
Penulis: Zhulfakar | Editor: DM
Kepala SRMP 6 Regut Sutrasto mengungkapkan, hari kedua MPLS juga menjadi momen evaluasi dari pelaksanaan hari pertama yang berjalan cukup lancar. Beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan beradaptasi, seperti menangis karena baru pertama kali jauh dari orang tua, langsung mendapat pendampingan dari wali asuh dan wali asrama.
Kepala SRMP 6 Regut Sutrasto mengungkapkan, hari kedua MPLS juga menjadi momen evaluasi dari pelaksanaan hari pertama yang berjalan cukup lancar. Beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan beradaptasi, seperti menangis karena baru pertama kali jauh dari orang tua, langsung mendapat pendampingan dari wali asuh dan wali asrama. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com - Hari kedua masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 Jakarta Timur, Selasa (15/7/2025), diisi dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk menanamkan kemandirian dan kedisiplinan pada para siswa baru.

Kepala SRMP 6 Regut Sutrasto mengungkapkan, hari kedua MPLS juga menjadi momen evaluasi dari pelaksanaan hari pertama yang berjalan cukup lancar. Beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan beradaptasi, seperti menangis karena baru pertama kali jauh dari orang tua, langsung mendapat pendampingan dari wali asuh dan wali asrama.

“Mungkin ada beberapa anak yang masih nangis karena baru lepas dari SD. Namun, sudah kami dampingi dan fasilitasi dengan baik,” kata Regut kepada Beritasatu.com.

ADVERTISEMENT

Aktivitas siswa dimulai sejak dini hari dengan ibadah salat Tahajud dan Subuh berjemaah, dilanjutkan dengan senam pagi bersama. Ini merupakan bagian dari program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang menjadi ciri khas pendidikan karakter di sekolah rakyat.

Selain kegiatan spiritual dan fisik, para siswa juga diajarkan tentang pentingnya kebersihan diri dan lingkungan. Mereka dijadwalkan bergiliran untuk menyapu dan mengepel area asrama dan kelas.

“Anak-anak sudah kami programkan untuk jadwal bersih-bersih. Ini bagian dari latihan tanggung jawab agar mereka jadi pribadi yang mandiri,” jelas Regut.

Tak hanya pendidikan akademik, sekolah rakyat juga menanamkan pendidikan karakter sejak dini. Regut menjelaskan MPLS bukan sekadar perkenalan sekolah, tetapi juga pembentukan sikap dan nilai kehidupan.

"Kami ingin mereka tumbuh menjadi anak-anak hebat, bukan hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat,” tegasnya.

Di SRMP 6 Jakarta Timur saat ini terdapat 75 siswa yang dibagi ke dalam tiga kelas, dengan didampingi 11 tenaga pendidik. MPLS akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan yang memperkuat kedisiplinan, kerja sama, dan semangat gotong royong para siswa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

NASIONAL
Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

NASIONAL
Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

NASIONAL
Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

NASIONAL
Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

NASIONAL
Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon