Polda Metro Peringatkan Massa, Demo Hanya Boleh sampai Pukul 18.00!
Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya mengingatkan unjuk rasa massa hanya diperbolehkan hingga pukul 18.00 WIB, sebagaimana aturan yang berlaku dalam penyampaian pendapat. Massa diminta mematuhi peraturan tersebut.
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi terkait adanya demo buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025)
Menurutnya, Polda Metro Jaya sudah berkomunikasi dengan massa aksi terkait aturan itu. Dia yakin pengunjuk rasa memahami batas waktu tersebut.
"Aspek utama atau prinsip utama dari kegiatan pengamanan ini, Bapak Kapolda Metro Jaya ingin anggota semuanya humanis, ya tidak melakukan hal-hal yang kontraproduktif," kata Ade Ary di kompleks parlemen, Senayan dikutip dari Antara.
Dia tidak ingin berandai-andai bila nantinya terjadi peristiwa anarkis dalam aksi unjuk rasa. Namun, dia menegaskan kepolisian memiliki prosedur tersendiri dalam menangani hal tersebut.
Di sisi lain, dia pun meminta masyarakat untuk memantau akun-akun media sosial TMC Polda Metro Jaya untuk mengecek lalu lintas. Pasalnya, dia mengatakan bahwa polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas imbas adanya aksi tersebut.
"Kami menghaturkan permohonan maaf apabila dalam proses secara situasional nanti ada pengalihan arus, misalkan, kami mohon maaf, kami sampaikan di depan," kata dia.
Menurut dia, apa pun upaya yang dilakukan oleh aparat di lapangan itu semata-mata untuk kelancaran dan terwujudnya keamanan dan ketertiban bersama-sama.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, kami ada di lapangan, siap memberikan pelayanan, pengamanan, tidak hanya masyarakat yang menyampaikan pendapat di sini, di gedung DPR, tetapi juga yang melakukan aktivitas di sekitarnya," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




