ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Demo Hari Buruh di Palopo Ricuh, Massa Bentrok dengan Aparat Keamanan

Jumat, 1 Mei 2026 | 20:58 WIB
MA
SM
Penulis: MUH FAJRIN ABDILLAH | Editor: SMR
Massa pengunjuk rasa Hari Buruh saling dorong dengan aparat keamanan di depan Kantor Wali Kota Palopo, Jumat, 1 Mei 2026.
Massa pengunjuk rasa Hari Buruh saling dorong dengan aparat keamanan di depan Kantor Wali Kota Palopo, Jumat, 1 Mei 2026. (Beritasatu.com/Muh Fajrin Abdillah)

Palopo, Beritasatu.com - Aksi unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berujung ricuh, Jumat (1/5/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Buruh Peduli Hak Buruh terlibat aksi saling dorong dengan aparat keamanan saat berupaya masuk ke Kantor Wali Kota Palopo.

Kericuhan terjadi ketika demonstran mendesak Wali Kota Palopo Naili Trisal untuk menemui massa aksi dan menyepakati tuntutan terkait hak-hak buruh di Kota Palopo.

Situasi sempat mereda, tetapi kembali memanas pada malam hari. Massa yang bertahan mencoba memasuki dan menduduki kantor wali kota, tetapi aparat yang berjaga menahan laju demonstran sehingga aksi saling dorong tidak terhindarkan.

ADVERTISEMENT

Koordinator aksi, Gilang mengatakan demonstrasi tersebut membawa sejumlah tuntutan, baik isu nasional maupun daerah terkait kesejahteraan buruh di Kota Palopo.

"Untuk tuntutan nasional nya ada dua isu yang kami bawakan, yaitu naikkan upah minimun berbasis kehidupan kelayakan dan penghapusan sistem kerja outsourcing yang sampai saat ini masih terjadi di Kota Palopo," kata Gilang.

Ia menjelaskan, terdapat lima tuntutan pada isu lokal yang turut disampaikan kepada pemerintah daerah, khususnya wali kota Palopo.

Lima tuntutan massa buruh, yakni pembayaran intensif RT/RW, pembayaran intensif TPP tenaga kesehatan di dua rumah sakit yang sampai saat ini belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota Palopo, dan memberikan fasilitas yang layak bagi nelayan dan petani. 

“Selain itu kami meminta pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan mencopot kepala Dinas Ketenagakerjaan yang dinilai lalai dalam menjamin hak-hak para pekerja, terutama pegawai restoran dan rumah makan yang tidak terbayarkan upah-upah lembur," pungkas Gilang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

JAWA BARAT
6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

EKONOMI
Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

JAKARTA
Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon