Nelayan Pati Demo Hari Ini, 1.456 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 09:40 WIB
Pati, Beritasatu.com – Massa dari Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati akan berunjuk rasa di Kota Pati, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026). Sebanyak 1.456 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan aksi di sekitar Pendopo Kabupaten Pati tersebut.
Pasukan pengamanan terdiri dari 1.040 personel Polresta Pati, 244 pasukan bawah kendali operasi (BKO) Polda Jawa Tengah, dan sisanya 172 personel lagi dari TNI dan pemerintah daerah.
Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi mengatakan pengamanan demo nelayan tersebut akan dilakukan secara humanis dan profesional. Personel yang bertugas tidak dibekali senjata api maupun peralatan berbahaya lainnya.
"Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mengawal penyampaian pendapat di ruang publik," katanya seusai apel gabungan persiapan pengamanan aksi di halaman Pendopo Kabupaten Pati dikutip dari Antara.
Pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan komunikasi efektif sebagai prioritas untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Seluruh personel telah menerima arahan sebelum diterjunkan ke lapangan, dengan penekanan pada pelaksanaan tugas secara profesional dan mengedepankan sikap humanis.
"Kami mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan persuasif, serta tidak membawa senjata api maupun alat berbahaya lainnya," ujarnya.
Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara tertib tanpa gangguan.
"Pelayanan ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan harus mencerminkan sikap humanis serta menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat," ujarnya.
Dialog dan komunikasi juga diutamakan sebagai langkah preventif untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat memicu eskalasi situasi.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Sebelumnya, para nelayan Pati mengeluh kesulitan melaut akhir-akhir ini akibat harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar naik dan makin sulit dijangkau. Ribuan kepal berkapasitas di atas 30 GT terpaksa berhenti melaut dan bersandar di sepanjang Sungai Juwana, Pati karena nelayan.
Puluhan ribu nelayan terancam kehilangan pekerja akibat kapal-kapal tidak bisa melaut. Mereka menuntut solusi dari pemerintah dan berencana berunjuk rasa hari ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




