Ada Demo Mahasiswa Hari Ini, Lalin di Depan Gedung DPR Ramai Lancar
Jumat, 19 Juni 2026 | 15:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Arus lalu lintas di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6/2026) siang terpantau ramai lancar meski Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi di kompleks Parlemen.
Berdasarkan pantauan dari akun X @TMCPoldaMetro, kendaraan dari arah Senayan menuju Slipi masih dapat melintas normal tanpa hambatan berarti. Volume kendaraan terpantau cukup padat, tetapi arus lalu lintas tetap bergerak lancar dan belum menunjukkan adanya kepadatan signifikan menjelang aksi mahasiswa.
Sebelum menuju Gedung DPR, mahasiswa Universitas Trisakti terlebih dahulu berkumpul di Tugu Reformasi 12 Mei. Para peserta aksi mengenakan almamater kampus dan menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi menuju lokasi demonstrasi.
Sejumlah bendera almamater dibawa dalam aksi tersebut sebagai simbol identitas kampus. Mahasiswa juga menyiapkan satu unit mobil komando yang digunakan untuk menyampaikan orasi serta berbagai tuntutan kepada pemerintah.
Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Dhenny Ribowo, mengatakan demonstrasi kali ini mengusung tiga isu utama yang dinilai berkaitan langsung dengan kondisi bangsa saat ini, yakni stabilitas ekonomi, kompetensi pejabat negara, dan pengembalian supremasi sipil.
"Hari ini kami kembali membawa semangat reformasi dengan tuntutan yang berkembang sesuai kondisi bangsa saat ini. Ada tiga isu utama yang kami soroti, yaitu stabilitas ekonomi dan kondisi politik nasional, kompetensi para pejabat negara khususnya di Kabinet Merah Putih, serta pengembalian supremasi sipil yang kami nilai mulai tergerus di berbagai ruang kehidupan masyarakat," ujar Dhenny di Jakarta Barat, Jumat (19/6/2026).
Menurut Dhenny, persoalan ekonomi menjadi perhatian utama mahasiswa karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Kenaikan harga kebutuhan pokok serta meningkatnya biaya hidup dinilai semakin membebani kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Karena itu, mahasiswa meminta pemerintah mengambil kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat kecil guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.
"Kami menyuarakan agar pemerintah lebih peka terhadap kondisi rakyat. Sistem ekonomi yang dijalankan harus berpihak kepada masyarakat kecil dan mampu memberikan perlindungan kepada kelompok yang paling rentan," katanya.
Selain menyoroti kondisi ekonomi, mahasiswa juga meminta adanya evaluasi terhadap kinerja para pejabat negara. Menurut mereka, kualitas kepemimpinan dan kompetensi pejabat publik merupakan faktor penting dalam menentukan arah kebijakan nasional.
Dhenny menegaskan, mahasiswa Trisakti tidak selalu turun ke jalan untuk merespons setiap isu yang berkembang. Namun, ia menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan aspirasi masyarakat ketika kondisi menuntut hal tersebut.
"Trisakti memang tidak selalu ada di jalanan pada setiap isu. Namun, kami berusaha hadir pada saat yang tepat, terutama ketika rakyat benar-benar membutuhkan suara perjuangan mahasiswa," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan persoalan ekonomi masyarakat karena berpotensi memengaruhi stabilitas nasional secara lebih luas.
"Hari ini yang dihadapi rakyat adalah persoalan perut dan kebutuhan hidup sehari-hari. Jangan sampai stabilitas ekonomi masyarakat terganggu karena hal itu juga dapat berdampak pada stabilitas politik dan kehidupan berbangsa," tutup Dhenny.
Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Trisakti masih berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




