ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mahasiswa Bentrok dengan Polisi Saat Demo May Day di Depan Gedung DPR

Jumat, 1 Mei 2026 | 17:52 WIB
D
SM
Penulis: Dayat | Editor: SMR
Massa mahasiswa bentrok dengan polisi saat hendak demo Hari Buruh atau May Day di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.
Massa mahasiswa bentrok dengan polisi saat hendak demo Hari Buruh atau May Day di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026. (Beritasatu.com/Dayat)

Jakarta, Beritasatu.com – Unjuk rasa mahasiswa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, diwarnai kericuhan, Jumat (1/5/2026) sore. 

Puluhan mahasiswa bentrok dengan polisi saat mereka hendak bergabung dengan massa buruh lainnya di depan Gedung DPR.

Insiden bermula ketika polisi menyita ban bekas yang dibawa oleh massa mahasiswa. Penyitaan tersebut memicu penolakan dari mahasiswa yang menilai ban bekas merupakan bagian dari perlengkapan aksi demonstrasi.

ADVERTISEMENT

Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling dorong dan tarik antara mahasiswa dengan sejumlah polisi berpakaian preman. Bentrokan berlangsung hanya beberapa meter dari titik utama aksi buruh yang sedang berlangsung di depan kompleks parlemen.

Dalam kericuhan tersebut, sejumlah mahasiswa berusaha mempertahankan dan menarik rekan mereka yang sempat diciduk aparat. Ketegangan sempat meningkat hingga terjadi baku hantam antara kedua pihak.

Beruntung, situasi berhasil diredam setelah mahasiswa yang sempat ditangkap akhirnya dilepaskan oleh petugas, sehingga massa kembali melanjutkan aksi dalam unjuk rasa bersama buruh.

Seorang mahasiswa, Adi menilai tindakan aparat yang menyita ban bekas tersebut sebagai tindakan berlebihan dan upaya memprovokasi mahasiswa.

“Ban bekas itu bagian dari atribut aksi. Kami membawa itu untuk simbol perjuangan, bukan untuk membuat kerusuhan. Tindakan aparat tadi menurut kami berlebihan dan terkesan arogan,” ujar Adi.

Mahasiswa meminta polisi tidak takut berlebihan dengan alat peraga yang dibawa mahasiswa dalam demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah dan DPR terkait isu ketenagakerjaan serta kondisi sosial masyarakat. Mereka berjanji akan berunjuk rasa dengan tertib.

Hingga berita ini diturunkan, massa buruh dan mahasiswa masih bertahan di depan Gedung DPR untuk menyampaikan aspirasinya menuntut keadilan bagi para pekerja.

Akibat aksi yang berlangsung di badan jalan, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi terpantau lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan. Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

JAWA BARAT
6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

EKONOMI
Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

JAKARTA
Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon