Demo Ricuh di DPR, Kelompok Misterius Bakar Bendera dan Serang Polisi
Kamis, 28 Agustus 2025 | 23:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya mengidentifikasi adanya kelompok tak dikenal yang langsung bertindak anarkis saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary menyebut kelompok itu tidak memiliki struktur, identitas, maupun koordinator lapangan. Mereka disebut langsung membuat kericuhan tanpa menyampaikan aspirasi.
“Tindakan anarkis yang dilakukan mulai dari membakar bendera, merusak pagar, CCTV, separator busway, mencoret tembok tol hingga memasuki jalan tol sehingga membahayakan pengguna jalan,” kata Ade.
Polisi menegaskan, kelompok tersebut tidak menyampaikan tuntutan, melainkan hanya melakukan aksi merusak. Aparat pun mengambil langkah persuasif, mulai dari imbauan hingga penertiban massa.
Selain itu, polisi juga mengamankan 276 pelajar yang terprovokasi ajakan melalui media sosial. Beberapa di antaranya kedapatan membawa anak panah dan botol untuk dilempar ke aparat. “Kami lindungi anak-anak ini agar tidak terjerumus tindakan berbahaya,” ujar Ade.
Kericuhan berlanjut hingga sore. Massa dipukul mundur ke bawah flyover Pejompongan dengan tembakan gas air mata. Sebagian massa melawan dengan lemparan batu dan kembang api.
Imbas kericuhan, layanan transportasi KRL Commuterline relasi Serpong, Rangkasbitung, dan Parung Panjang sementara dihentikan keberangkatannya dari Stasiun Tanah Abang karena jalur rel tertutup massa.
Hingga malam, ruas tol di sekitar DPR sudah kembali dibuka, sementara jalur arteri masih dalam pengawasan ketat. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang tidak jelas sumbernya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




