ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

6.118 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Demo Ojol di Jakarta

Rabu, 17 September 2025 | 11:51 WIB
AT
DM
Penulis: Andrew Tito | Editor: DM
Sebanyak 6.118 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi demo pengemudi ojek online (ojol) yang berlangsung hari ini, Rabu (17/9/2025), di sejumlah lokasi strategis di Jakarta.
Sebanyak 6.118 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi demo pengemudi ojek online (ojol) yang berlangsung hari ini, Rabu (17/9/2025), di sejumlah lokasi strategis di Jakarta. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 6.118 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi demo pengemudi ojek online (ojol) yang berlangsung hari ini, Rabu (17/9/2025), di sejumlah lokasi strategis di Jakarta.

“Jumlah personel yang dikerahkan mencapai 6.118 orang untuk pengamanan wilayah Jakarta Pusat,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, Rabu (17/9/2025).

Ribuan aparat ini akan ditempatkan di kawasan rawan, seperti Gambir, Merdeka Barat, dan kompleks parlemen, Senayan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan serta kemacetan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya telah menggelar apel pengamanan di Pos Polisi Merdeka Barat pada pukul 08.00 WIB.

Aksi unjuk rasa yang diinisiasi Garda Indonesia ini dipusatkan di kompleks parlemen, Senayan. Mereka membawa tujuh tuntutan utama:
1. RUU Transportasi Online segera masuk Prolegnas.
2. Potongan 10% dari aplikator tidak bisa ditawar.
3. Regulasi tarif pengantaran barang dan makanan.
4. Audit investigatif atas potongan 5% hak ojol.
5. Penghapusan program aplikator yang merugikan, seperti Aceng, slot, multi order, hingga member berbayar.
6. Pencopotan menteri perhubungan yang dinilai tak berpihak pada rakyat.
7. Kapolri diminta mengusut tragedi 28 Agustus 2025 yang menewaskan dua pengemudi ojol, Affan Kurniawan (21) di Jakarta dan Rusdamdiyansyah (26) di Makassar.

Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau warga Jakarta untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, khususnya di Gambir dan Senayan, serta menggunakan jalur alternatif.

Aksi ini menjadi sorotan publik karena menyinggung kesejahteraan pekerja ojol dan menuntut transparansi sistem transportasi berbasis aplikasi. Aparat berjanji menjaga keamanan secara profesional tanpa menghalangi hak konstitusional para pengemudi menyampaikan aspirasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Nelayan Pati Demo Hari Ini, 1.456 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan

Nelayan Pati Demo Hari Ini, 1.456 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan

JAWA TENGAH
3.225 Personel Amankan 3 Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini

3.225 Personel Amankan 3 Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini

JAKARTA
Aksi Hari Buruh di Bandung Ricuh, Massa Berpakaian Hitam Rusak Fasum

Aksi Hari Buruh di Bandung Ricuh, Massa Berpakaian Hitam Rusak Fasum

JAWA BARAT
Demo Hari Buruh di Palopo Ricuh, Massa Bentrok dengan Aparat Keamanan

Demo Hari Buruh di Palopo Ricuh, Massa Bentrok dengan Aparat Keamanan

NUSANTARA
Massa Demo May Day Sulap Jalan Depan DPR Jadi Lapangan Bola Dadakan

Massa Demo May Day Sulap Jalan Depan DPR Jadi Lapangan Bola Dadakan

JAKARTA
Mahasiswa Bentrok dengan Polisi Saat Demo May Day di Depan Gedung DPR

Mahasiswa Bentrok dengan Polisi Saat Demo May Day di Depan Gedung DPR

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon