Pasar Kramat Jati Terbakar, Pramono Janjikan Pemulihan Cepat
Selasa, 16 Desember 2025 | 10:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (16/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi pascakebakaran sekaligus menyerahkan santunan kepada para pedagang yang terdampak insiden kebakaran pada Senin (15/12/2025) pagi.
Pramono menyampaikan, kebakaran tersebut menghanguskan 350 kios yang ditempati sekitar 121 pedagang dengan luas area terdampak mencapai 6.196 meter persegi. Seluruh barang dagangan dilaporkan habis terbakar, dengan estimasi kerugian mencapai Rp 10 miliar.
“Saya baru saja meninjau Pasar Induk Kramat Jati yang pada hari Senin kemarin terbakar. Dan seperti kita ketahui bersama, ada 350 kios di tempat ini yang ditempati kurang lebih 121 pedagang. Dengan luas 6.196 meter persegi. Dari hasil perhitungan, diperkirakan kerugiannya Rp 10 miliar,” kata Pramono di lokasi.
Sebagai langkah cepat, Pemerintah Provinsi Jakarta menyalurkan santunan sebesar Rp 5 juta kepada masing-masing 121 pedagang yang terdampak kebakaran.
Selain bantuan tunai, Pemprov Jakarta juga menyiapkan lapak sementara agar aktivitas perdagangan tetap berjalan. Lokasi relokasi sementara berada sekitar 100 meter dari area kebakaran dan ditargetkan rampung dalam waktu lima hari.
“Agar para pedagang segera bisa berjualan, maka ditempatkan di tempat ini, yang kurang lebih hanya berjarak 100 meter dari tempat ini. Diperkirakan paling lama lima hari sudah selesai, sehingga para pedagang tetap bisa berdagang dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Tak hanya itu, Pramono juga memastikan akses permodalan bagi pedagang terdampak dengan menggandeng Bank Jakarta (Bank DKI). Bank tersebut membuka peluang pemberian kredit usaha guna membantu pemulihan ekonomi pedagang.
“Saya menghadirkan Dirut Bank Jakarta. Saya baru tahu bahwa perputaran uang per hari di sini sampai Rp 100 juta. Para pedagang meminta kemudahan kredit, bahkan sampai Rp 500 juta. Artinya, Kramat Jati ini memang betul-betul menjadi sentra buahnya Jakarta,” jelas Pramono.
Terkait bangunan kios yang terbakar, Pramono menegaskan proses pembangunan kembali akan segera dilakukan. Ia menyebut gedung pasar tersebut telah diasuransikan, sehingga renovasi akan ditangani melalui mekanisme klaim asuransi.
“Tempat ini diasuransikan. Sehingga untuk renovasi berikutnya akan ditangani oleh asuransi,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




