Pramono: Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rp 10 M
Selasa, 16 Desember 2025 | 11:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan kerugian yang dialami para pedagang akibat kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (15/12/2025) pagi, mencapai Rp 10 miliar.
Ia menjelaskan, akibat kebakaran yang terjadi sejak pukul 07.20 WIB itu, sebanyak 350 kios ludes terbakar, dan 121 pedagang merugi.
"Saya baru saja meninjau Pasar Induk Kramat Jati yang pada hari Senin kemarin terbakar. Seperti kita ketahui bersama, ada 350 kios di tempat ini yang ditempati kurang lebih 121 pedagang. Dengan luas 6.196 meter persegi. Dari hasil perhitungan, diperkirakan kerugiannya Rp 10 miliar," kata Pramono di lokasi, Selasa (16/12/2025).
Menanggulangi hal itu, Pemerintah Provinsi Jakarta pun memberikan santunan kepada 121 pedagang terdampak sebesar masing-masing Rp 5 juta. "Kita memberikan bantuan kepada 121 pedagang, Rp 5 juta setiap pedagang, supaya mereka bisa bertahan untuk lima hari ini lah, " kata dia.
Selain itu, ia mengatakan, para pedagang dapat berdagang di kios lain untuk sementara waktu. Lapak akan rampung dalam 5 hari.
"Agar para pedagang segera bisa berjualan, maka ditempatkan di tempat ini, yang kurang lebih hanya berjarak 100 meter dari tempat ini. Diperkirakan paling lama 5 hari sudah selesai, sehingga para pedagang tetap bisa berdagang dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru," kata Pramono.
Selain dukungan tunai, Pramono juga mengatakan, Bank Jakarta terbuka untuk memberikan bantuan kredit bagi para pedagang korban kebakaran.
"Hal yang juga penting adalah, sengaja pada hari ini saya menghadirkan bapak dirut Bank Jakarta (Bank DKI). Dan saya juga baru tahu bahwa ternyata perputaran per hari itu sampai dengan Rp 100 juta. Sehingga dengan demikian tadi para pedagang meminta untuk diberikan kemudahan mengambil kredit dari Bank Jakarta. Ketika saya tanya berapa yang akan diambil? Rp 500 juta. Jadi artinya memang Kramat Jati ini betul-betul menjadi sentra buahnya Jakarta," jelas dia.
Pramono mengatakan, gedung kios yang terbakar, akan segera dibangun kembali. "Dan seperti yang dilaporkan oleh bapak dirut Pasar Jaya kepada saya, tempat ini diasuransikan. Sehingga dengan demikian, untuk berikutnya akan ditangani oleh asuransi untuk renovasinya,” ujarnya.
Bangunan baru nantinya akan diperbaiki sistem kelistrikannnya sebagai pencegahan konsleting listrik.
"Kalau lihat peristiwa seperti ini pasti karena konsleting, seperti itulah yang harus dilakukan pencegahan oleh Pasar Jaya, memang kita tidak mengharapkan peristiwa seperti ini terjadi, tetapi prefentif akan menjadi lebih baik. Sehingga dengan demikian saya minta renovasi yang dilakukan yang bersifat konseleting ini bisa lebih baik," pungkas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




